Strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan oleh petani atau kelompok tani untuk mengembangkan usahatani sayuran:
π 1. Identifikasi Target Pasar
π 2. Bangun Identitas Online
π± 3. Manfaatkan Media Sosial
Gunakan platform seperti:
Tips konten:
π 4. Jualan di Platform E-commerce
π¦ 5. Tawarkan Paket Berlangganan (Subscription Box)
Contoh: “Paket Sayur Mingguan” yang diantar ke rumah konsumen setiap minggu.
π 6. Iklan Berbayar (opsional tapi efektif)
πΏ 7. Edukasi Konsumen Lewat Konten
π€ 8. Bangun Kemitraan Lokal
π 9. Pantau dan Evaluasi
Gunakan alat seperti:
π 10. Program Loyalitas Digital
· Jangkau konsumen di sekitar kebun (5–20 km).
· Targetkan rumah tangga, warung makan, katering kecil, atau komunitas ibu-ibu arisan.
π Kenapa ini penting? Ongkos kirim bisa rendah, dan kamu bisa bangun relasi langsung.
· Buat katalog produk: Sayur segar, harga per ikat/kg, jadwal panen.
· Kirim broadcast ke pelanggan tetap.
· Gunakan fitur “balas cepat” untuk efisien.
· Gabung grup Facebook lokal: Jual Beli Sayur [Nama Kota], Komunitas Tani, dll.
· Posting rutin update panen, promo, atau open order.
Tips konten:
· Foto asli, pencahayaan bagus.
· Tampilkan harga, lokasi, dan cara pesan.
· Contoh caption:
π₯¬ Panen Segar Hari Ini!
Bayam, Kangkung, Sawi – Rp 3.000/ikat.
COD area Sleman & sekitarnya. WA: 08xxx
· Posting foto hasil panen, testimoni pelanggan, proses tanam/panen.
· Bio akun harus jelas: lokasi, kontak, jadwal kirim.
Contoh bio:
π₯¦ Sayur Segar Sleman
Petani lokal | Panen setiap Senin & Kamis
Order via WA: 08xxxx
· Misalnya: Paket Rp 20.000 isi 5 jenis sayur.
· Posting setiap hari/minggu agar konsumen mudah memilih.
π Beri promo: “Gratis 1 ikat bayam untuk 10 pembeli pertama hari ini!”
· Antar langsung ke rumah (pakai motor) atau tentukan titik jemput: depan minimarket, masjid, dll.
· Jadwalkan pengiriman 2–3 kali seminggu.
· Minta pelanggan kirim foto masakan dari sayur kamu.
· Posting testimoni itu di WhatsApp & Instagram.
· Tampilkan keunggulan: “Tanpa pestisida”, “Langsung dari kebun”, “Panen pagi, antar sore”.
· Tawarkan sayuran segar untuk warung makan atau katering.
· Buat sistem konsinyasi jika perlu: warung jual, kamu supply.
· Buat formulir pemesanan sederhana (nama, alamat, pilih sayur).
· Bagikan link ke grup WhatsApp, FB, dll.
· Catat pesanan harian.
· Cek sayur apa yang paling laku.
· Tanyakan ke pelanggan: “Sayur apa yang paling dibutuhkan minggu depan?”
· Contoh:
o “Cara menyimpan sayur agar tahan 5 hari”
o “Manfaat kangkung bagi kesehatan”
o “Kenapa pilih sayur dari petani langsung?”
Bisa dibuat dalam bentuk gambar dengan teks (pakai Canva).