Loading...

Pembuatan Pestisida Nabati Daun Pepaya

Pembuatan Pestisida Nabati Daun Pepaya

 

Pestisida nabati (PESNAB) daun pepaya merupakan salah satu solusi alami yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama dengan memanfaatkan zat pahit seperti papain, alkaloid karpain, dan senyawa lain. Hama sasaran dari Pesnab ini yaitu seperti ulat, kutu, dan serangga penghisap.  

Kegiatan pembuatan Pesnab daun pepaya ini dilakukan di Kelompok Tani Karya Sejahtera Desa Priangan Baru, Kec. Tanjung Raja bersama dengan PPL dan POPT pada hari Rabu 09 Juli 2025. Hal ini dilaksanakan untuk memanfaatkan bahan sekitar sebagai salah satu alternatif dalam pengendalian hama.  Beberapa manfaat penggunaan Pesanb daun pepaya, yaitu:

·         Ramah Lingkungan: Menggunakan bahan alami yang aman dan tidak mencemari tanah serta air. 

·         Efektif Mengendalikan Hama: Mampu mengendalikan berbagai hama seperti ulat, kutu daun, dan serangga penghisap lainnya. 

·         Hemat Biaya: Bahan-bahan mudah didapatkan dan tidak membutuhkan biaya besar. 

·         Aman: Mengandung residu yang lebih mudah terurai sehingga lebih aman bagi manusia dan lingkungan. 

 Bahan-Bahan: daun pepaya segar, bawang putih, air, deterjen. 

Langkah-langkah Pembuatan:

1.        Siapkan dan Haluskan Daun Pepaya: Bersihkan daun pepaya, kemudian rajang atau tumbuk hingga halus. 

2.        Rendam Daun Pepaya: Masukkan daun pepaya yang sudah halus ke dalam wadah berisi 10 liter air. 

3.        Tambahkan Bahan Lain: Bawang putih dan deterjen ke dalam campuran daun pepaya dan air. 

4.        Aduk Rata: Aduk semua bahan hingga merata. 

5.        Diamkan Semalam: Biarkan larutan selama sehari semalam agar bahan aktifnya larut dengan baik. 

6.        Saring Larutan: Saring campuran menggunakan kain halus untuk memisahkan ampas daun pepaya. 

 Cara Penggunaan: 

·  Semprotkan larutan pestisida nabati ini pada tanaman yang terserang hama, terutama pada

bagian bawah daun dan batang.

·  Gunakan pestisida secara teratur, sekitar 7-10 hari sekali, sesuai tingkat serangan hama.