Kegiatan Pelatihan Teknis Agribisnis Jagung resmi di tutup oleh kepala Sekretariat Bakorluh Provinsi Gorontalo Bapak Ir. Mardi Susillo K, MM. Dalam acara penutupan ini diawali dengan laporan panitia pelaksana yang disampaikan oleh kepala bidang SDM Bakorluh Prov. Gorontalo, Bapak Relianto Mamonto, SP.,M.Si kemudian dilanjutkan dengan sepatah kata/arahan dari Kepala Sekretariat Bakorluh Provinsi Gorontalo. Dalam arahannya, Ir. Mardi Susilo K, MM mengemukakan bahwa semoga input akhir dari pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi peserta. Dengan selesainya pelatihan ini, beliau berharap wawasan dan pengetahuan peserta pelatihan agribisnis jagung ini dapat meningkat dari sebelumnya. Lebih lanjut Bapak Kepala Bakorluh Provinsi Gorontalo mengharapkan agar ilmu yang telah diperoleh selama Pelatihan Agribisnis Jagung ini, setelah pulang di tempat masing-masing dapat diaplikasikan di tingkat lapangan/lahan pertaniannya, serta dapat ditularkan kepada rekan-rekan petani yang lain di lingkungan sekitarnya. Selama bapak/ibu peserta pelatihan berada di kegiatan diklat ini, semoga wawasan dan pengetahuan peserta sudah terisi dengan bekal ilmu pengetahuan yang telah disampaikan oleh pemateri sehingga sasaran dari pelatihan ini dapat tercapai. Ujar Ir. Mardi Susilo. Lebih lanjut menambahkan bahwa cara pandang dan pola piker kita terhadap agribisnis jagung dapat berubah dari sebelumnya menuju kearah yang lebih baik. Selama 5 hari berada di diklat ini tentunya telah terjadi interaksi yang baik, sehingga selama diklat ini sangat bermanfaat. Beberapa tujuan dari ilmu yang telah diperoleh dalam diklat ini adalah untuk membangun diri dan keluarga, serta untuk membangun bangsa dan Negara. Sebab disadari atau tidak, kita semua serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa ini dalam bidang pembangunan pangan. Papar Ir. Mardi Susilo. Diakhir sambutannya, beliua menitipkan pesan kepada Aparatur Pertanian (Penyuluh) dan non aparatur (petani). Untuk penyuluh beliau sampaikan, agar penyuluh benar-benar dapat menghayati tupoksinya sebagai penyuluh di lapangan. Karena hal ini sudah merupakan tugas pokok yang sifatnya paten, dan harus bekerja dengan ikhlas dalam melakukan pemdampingan sehingga diharapkan dapat terjadi perubahan pola piker masyarakat petani binaan masing-masing. Selanjutnya beliau berpesan pula kepada peserta non aparatur (petani), jika ada hal-hal yang kurang. Mohon dikonfirmasikan dan dipertanyakan pada jalan yang benar. Kemudian untuk mengemban aktivitas pertaniannya, seorang petani juga harus dibekali dengan ilmu pengetahuan yang cukup serta pengetahuan tentang perubahan iklim. Diakhir acara penutupan ini, dilaksanakan penyelesaian administrasi peserta oleh panitia pelaksana berupa Uang saku dan Transpor serta sertifikat peserta. Penulis: La Ode Uma, S.Pi (Admin Cybex.deptan.go.id_Provinsi Gorontalo)