Loading...

Agens Antagonis

Agens Antagonis
Oleh Rissa Noor ‘Ain, SP Agens antagonis adalah cendawan yang dapat menekan/mengurangi kepadtan inokulum atau aktifitas patogen dalam menimbulkan penyakit baik dalam bentuk aktif maupun fase dorman (istirahat). Cendawan Trichoderma sp dan Gliocaladium sp yang terbukti efektif menyuburkan tanaman dan mampu mengendalikan beberapa penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh cendawan Fusarium sp, Phytium sp, Rhizoctonia solani dll Mekanisme antagonis patogen tumbuhan : Antibiosis/lisis ; terjadinya penghambatan/penghancuran suatu organisme oleh senyawa metabolik beracun. Kompetisi ; persaingan terhadap inang (tempat hidup/ruang) dan hara. Hiperparasitisme ; mekanisme dimana suatu agens anatagonis ini dapat terjadi melalui satu atau lebih mekanisme antagonisme. beberapa jenis organisme antagonis dari cendawan tular tanah umumnya dari genus Trichoderma, Gliocladium, Streptomyces, Bacillus, dan Actinomycetes. Mekanisme antagonis dibagi menjadi 3 golongan, yaitu kolonisasi, kompetisi, dan antibiosis. Sumber : Witnu Susanto, SP, 2020 Buku pedoman teknik peebayakan pengrmbangan agens hayati dan pestisida nabati, BPTPH Kalimantan selatan. http://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/infotek/cendawan-antagonis-untuk-mengendalikan-penyakit-tular-tanah-scelorotium-rolfsii-dan-rhizoctonia-solani-ramah-lingkungan/#