Air merupakan bagian dari sel yang ada di dalam tanaman. Jumlahnya bervariasi, tergantung dari jumlah jaringannya. Di dalam tubuh tanaman, air berfungsi sebagai sistem pelarut dari semua jenis sel tanaman, mempertahankan tekanan turgor dalam proses transpirasi, dan mengangkut unsur hara dari akar menuju daun. Di dalam tanah, air berperan dalam sistem pengangkutan unsur hara, sekaligus sebagai salah satu unsur hara bagi tanaman itu sendiri. Biasanya, tanaman yang sedang tumbuh cepat, memerlukan air dalam jumlah banyak, jauh lebih banyak daripada jumlah yang terdapat di dalam tanaman itu sendiri. Umumnya, tanaman banyak memerlukan air pada awal pertumbuhannya, yakni pada fase vegetatif. Menjelang memasuki fase generatif kebutuhan airnya akan berkurang. Jumlah air yang diberikan sebaiknya merata sepanjang hidup tanaman, sehingga pengaturan jumlah air yang diterima tanaman sudah harus dilakukan sejak tanaman masih muda. Kehilangan air dapat menyebabkan terganggunya proses pertumbuhan tanaman. Proses kehilangan air pada beberapa tanaman dipercepat dengan panas dan perubahan suhu. Sumber : Agromedia, 2002.