Pengenalan tumbuhan Tegari Tegari denga nama ilmiahnya Dianella sp termasuk kedalam famili Liliaceae. Tumbuhan ini banyak yang tidak kenal, tumbuhan berupa herba yang menahun, sering dijumpai pada daerah kering pada tegalan. Tegari dibeberapa daerah dikenal dengan nama yang berbeda, di Minangkabau dikenal dengan Sesiak, Siak-siak dan Siek-siek. Di Pulau Bangka dikenal dengan Tegari, di Ambon Tenggari, didaeah Priangan dikenal dengan Jamaka atau Sulinga. Di Madura namanya Teghari, di Bali dikenal dengan nama Dewangga sedang di Banjar, Kalimantan Selatan dikenal dengan nama kajulungan atau Kurambil. Tumbuhan ini mempunyai daun yang keras, membujur dan membentuk pedang dengan panjang berkisar 30 cm. Bunga berwarna outih dengan ukuran tidak beraturan, terletak pada satu tangkai bunga yang bergerombol. Buah muda berwarna hijau dan jika tua berwarna biru metalik sampai ungu Akar Tanaman Tegari yang mengandung racun Akar tanaman Tegari ternyata banyak mengandung racun. Racun ini dapat digunakan untuk mengendalikan tikus sehingga populasinya terkendali sehingga tidak merusak pertanaman. Bagian tanaman yang dipakai sebagai bahan rodentisida adalah dari bagian akarnya. Akar Tegari mengandung senyawa plumbagin yang merupakan hidrolisis dan oksidasi. Plumbagin adalah derivat senyawa quinone yang digunakan sebagai obat dan racun ,seperti Chimaphilin , Plumbagin dan Eleutherin. Cara membuat rodentisida dari akar Tegari Cara membuat rodentisida yang terbuat dari akar tegari sangat mudah, denan cara sebagai berikut : 1. Ambil akar tegari kemudian dicuci sampai bersih, setelah bersih akar dipotong kecil-kecil. 2. Akar yang telah dipotong-potong kemudian ditimbang sebanyak 30 gram , kemudian ditumbuk halus 3. Tambahkan air sebanyak 50 ml kemudian dicampur merata, untuk selanjutnya diperas 4. Larutan air perasan tersebut digunakan untuk erendam 150 gram beras ketas atau beras biasa 5. Rendaman dibiarkan selama 20-24 jam 6. Kemudian beras yang sudah direndam itu dan ditiriskan 7. Beras dikering anginkan selama 10-12 jam, Hindari jangan sampai terkena sinar matahari langsung. 8. Beras atau ketan yang telah bercampur dengan larutan akar Tegari, sudah siap digunakan sebagai umpan. (Disusun oleh Ir Yayat Hidayat, MP. Sumber Pestisida Nabati dan Obat-obatan).