Loading...

Aktualisasi Potensi Daerah melalui PENAS Petani Nelayan XV 2017

Aktualisasi Potensi Daerah melalui PENAS Petani Nelayan XV 2017
Untuk meningkatkan motivasi dan kegairahan petani-nelayan dan hutan serta masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan maka Kementerian Pertanian beserta Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) melaksanakan event nasional PENAS Petani Nelayan PENAS Petani PENAS Petani Nelayan XV 2017. PENAS Petani Nelayan merupakan metode penyuluhan akbar yang digagas oleh para tokoh tani nelayan sejak tahun 1971. Forum ini merupakan sarana bertemunya petani nelayan dan petani hutan untuk saling belajar mengajar, bertukar informasi, pengalaman serta pengembangan kemitraan dan jejaring kerjasama antara para petani nelayan dan petani hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah. Sarana ini dapat membangkitkan semangat dan tanggung jawab serta kemandirian sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan. Sebagai rangkaian persiapan kegiatan PENAS Petani Nelayan XV 2017 yang akan dilaksanakan di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh tanggal 6-11 Mei 2017, BPPSDMP sebagai penanggung jawab penyelenggaraan kegiatan ini melakukan kegiatan Konfrensi Pers di Ruang Diorama, Gedung D lantai 5, BPPSDMP pada tanggal 21 Nopember 2016. Hadir dalam konfrensi pers ini Kepala BPPSDMP, Ketua KTNA, Asisten Daerah Provinsi Aceh, Kepala Pusat Penyuluhan BPPSDMP pejabat eselon III dan IV lingkup BPPSDMP dan FORWATAN.Kepala BPPSDMP, Pending Dadih Permana menyatakan bahwa Kementan akan memfasilitasi sesuai tupoksi penyuluhan, dimana PENAS Petani Nelayan XV 2017 merupakan sarana penyuluhan dimana setiap daerah dapat mengaktualisasikan seluruh potensi masing-masing daerah. Ditambahkan oleh Kepala BPPSDMP pertemuan akbar yang merupakan event nasional ini harus terus menerus diganungkan sehingga dapat membuktikan bahwa sektor pertanian merupakan sektor real yang memiliki potensi besar terhadap tumbuhnya perekonomian Indonesia.Ketua KTNA, Winarno Tohir melaporkan bahwa dijadualkan Presiden RI akan menghadiri kegiatan PENAS Petani Nelayan XV 2017 dimana kegiatan ini akan melibatkan 9 (sembilan) Kementerian. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini akan terbukti bahwa penyebaran informasi dan teknologi tidak hanya berpusat di Provinsi saja tetapi telah masuk hingga pedalaman.Untuk kesiapan Provinsi Aceh, Asisten Daerah Provinsi Aceh menyampaikan bahwa Provinsi Aceh tengah membenahi sarana dan prasarana di berbagai sektor guna mensukseskan event nasional ini.Pada akhir acara, Kepala BPPSDMP mengingatkan agar update informasi terkait persiapan PENAS Petani Nelayan XV 2017 dilakukan setiap bulan. Tingkatkan peran media untuk menciptakan informasi positif, sehingga gelora semangat PENAS Petani Nelayan XV 2017 menggelora dimana-mana, ungkap Kepala BPPSDMP. (nurlaily).