Loading...

ALUR PROSES PEMBENIHAN CENGKEH

ALUR PROSES PEMBENIHAN CENGKEH
Upaya perbanyakan tanaman merupakan langkah awal dalam proses budidaya suatu tanaman dan perlu mendapat perhatian khusus karena akan menentukan keberhasilan budidaya selanjutnya. Tanaman cengkeh dapat diperbanyak secara generatif dan vegetatif. Perbanyakan secara generatif dilakukan dengan biji, sedangkan secara vegetatif dilakukan dengan setek, cangkok dan sambungan. Kedua cara perbanyakan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perbanyakan secara generatif lebih mudah dan cepat dilakukan, namun benih yang dihasilkan belum tentu sama dengan sifat-sifat induknya, karena adanya proses penyerbukan silang. Sedangkan perbanyakan secara vegetatif dapat dipastikan sifat-sifat benihnya sama dengan induknya, namun lebih sulit dan memerlukan waktu yang lebih lama. Sampai saat ini perbanyakan cengkeh lebih banyak dilakukan secara generatif. Perbanyakan tanaman cengkeh secara vegetatif tingkat keberhasilannya masih rendah, karena daya tumbuh sel-sel tanaman cengkeh sangat lambat. Untuk mendapatkan teknik perbanyakan cengkeh secara vegetatif dengan tingkat keberhasilan yang tinggi sedang diteliti oleh Balittro. Permasalahan yang dihadapi dalam pengadaan benih cengkeh secara generative antara lain karakteristik biji cengkeh yang tidak dapat disimpan lama (termasuk biji rekalsitran) sehingga benih perlu perlakuan khusus saat di persemaian. Benih cengkeh perlu pemeliharaan yang intensif. Langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam pembibitan tanaman cengkeh meliputi : persiapan benih (persyaratan kebun induk dan benih, serta perlakukan benih); persemaian (pemindahan dan seleksi benih di persemaian), pembenihan (penanaman benih di pembenihan, pemeliharaan, dan seleksi benih). Hal tersebut sangat menentukan keberhasilan dalam penyediaan benih bermutu siap tanam. Bagi para penangkar benih, usahatani pembenihan cengkeh untuk saat ini dan di tahun-tahun mendatang sangat layak untuk diusahakan. Hal tersebut dikarenakan bahwa sebagian besar kondisi tanaman cengkeh di Indonesia termasuk tanaman tua dan yang sudah tidak produktif lagi, dengan demikian potensi kebutuhan bibit cengkeh untuk rehabilitasi tanaman tua dan pengembangan baru sangat besar. Alur Proses Perbeniyan Cengkeh PERSIAPAN BENIH Buah diambil dari poon induk unggul dan sehat Buah dikupas, benih direndam dalam air selama 24 jam PERSEMAIAN Wadah plastik dengan media tanam serbuk sabut kelapa PEMBENIHAN Benih umur 2-3 minggu, panjang akar 5-6 cm dipindahkan ke polibag, media tanam tanah dan kompos/pupuk kandang (2:1) Benih umur 1-2 bulan, berdaun 4-7 helai dipindahkan ke polibag, media tanam tanah dan kompos/pupuk kandang (2:1) atau pada bedengan tanah SELEKSI BENIH BENIH SIAP TANAM Tinggi ≥ 60 cm (benih umur 1 tahun) atau 2 90 cm (benih umur 2 tahun) Warna daun dewasa hijau tua, jumlah daun > 63 helai Akar tunggang lurus, sehat, panjang > 20 cm Batang tunggal, jumlah cabang > 6 cabang Bebas hama dan penyakit. (Purnomojati Anggoroseto, SP, MSi.) (Sumber: Petunjuk Teknis Teknologi Tanaman Rempah Dan Obat, Badan Penetilitian Dan Pengembangan Pertanian, 2012)