APLIKASI TEKNOLOGI LEGOWO 2:1 DI DESA WIA-WIA KECAMATAN POLI-POLIA KABUPATEN KOLAKA TIMUR
Legowo berasal dari bahasa jawa yang berasal dari kata “Lego” yang berarti luas dan “dowo” yang berarti panjang.kemudian istilah tersebut dicoba dan diterapkan pada tanaman padi sawah. diantara barisan tanaman padi terdapat lorong yang luas dan memanjang sepanjang barisan tanaman. Adapun manfaat sistem tanam jajar legowo adalah:-Menambah jumlah tanaman padi ;-Meningkatkan produksi tanaman padi;-Memperbaiki kualitas gabah dengan semakin banyaknya tanaman pinggir; -Mengurangi serangan penyakit;-Mengurangi tingkat serangan hama; -Mempermudah dalam perawatan baik itu pemupukan maupun penyemprotan pestisida; -Menghemat pupuk karena yang dipupuk hanya bagian dalam baris tanaman. Istilah tanaman padi jajar legowo menjadi semakin populer di desa wia-wia. bahkan sudah ada menggunakan tanaman pindah (tapin). Beberapa tipe tanam padi jajar legowo, antara lain: legowo 2:1, 3:1, 4:1, dan 5:1. Berdasarkan hasil penelitian tipe legowo yang direkomendasikan oleh BPTP. legowo 2:1. Jarak tanam disesuaikan dengan kondisi lahan dan kesuburan tanah di masing-masing lokasi (spesifik lokasi). Pada lahan yang subur menggunakan jarak tanam antarbarisan 25 cm, dalam barisan 12,5 cm, dan antarlegowo 50 cm. Pada lahan yang kuran subur jarak tanam lebih lebar, yaitu antarbarisan 30 cm, dalam barisan 15 cm, dan antarlegowo 40 cm. Di dalam PTT cara tanam padi jajar legowo merupakan bagian dari komponen pengaturan populasi tanaman. Dengan demikian, cara tanam padi jajar legowo 2:1 merupakan salah satu cara penanaman padi dengan maksud untuk mengatur populasi tanaman agar jumlahnya optimal.