Kenapa kita harus makan sayur setiap hari? Karena sayuran hijau banyak mengandung vitamin, mineral serta serat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Sayuran hijau memang mudah kita dapatkan di pasaran. Akan tetapi, kenapa saya bersemangat mengajak pembaca untuk bertanam sayuran. Menurut saya bertanam sendiri lebih sehat karena kita tau perlakuan apa yang diberikan terhadap tanaman kita. Bertanam sayuran juga bukan hal yang sulit, bisa dikatakan mudah karena bisa dilakukan tanpa menggunakan biaya yang relatif besar. Bagi pemukiman di perkotaan mungkin bertanam sayuran dirasa tidak memungkinkan dengan halaman pekarangan yang relatif kurang luas. Akan tetapi, hal tersebut dapat disiasati dengan cara menanam didalam pot/polybag. Budidaya tanaman sayuran dalam pot atau polybag dapat dengan memanfaatkan ember plastik, kaleng bekas, atau wadah bekas lainnya. Lalu bagaimana dengan media tanamnya? Media tanam yang digunakan dapat berupa tanah dan pupuk kandang atau kompos bergantung dengan tingkat kesuburan tanah itu sendiri. Wadah yang akan digunakan setelah itu dilubangi terlebih dahulu bagian bawahnya dan ditutup dengan batu bata agar aliran air siraman dapat mengalir keluar. Sebelum dipindahkan ke wadah ploybag/pot, benih disemai terlebih dahulu yaitu dengan menaruh pada wadah dan diletakkan ditempat yang teduh. Setelah berumur 3 sampai 4 minggu benih yang sudah tumbuh dan bertunas dengan ketinggian kira-kira 10 cm kita pindahkan ke pot/polybag. Pemindahan benih dari wadah ke polybag dilakukan sore hari, media tanam terlebih dahulu disiram dan saat memindahkan harus hati-hati agar tidak banyak akar yang patah. Setelah itu dilakukan perawatan tanaman dalam pot/polybag. Perawatan rutin yang perlu dilakukan, antara lain dengan memeriksa tanaman setiap hari, bila ditemukan hama, ambil dan matikan hama tersebut. Bila tanaman sudah tumbuh besar, diberi pasak agar tanaman dapat berdiri tegak. Apabila tanaman terlihat kurang subur, dapat diberikan tambahan pupuk kandang atau pupuk kompos yang telah matang. Pada tanaman sayuran pupuk yang digunakan berbeda-beda sesuai dengan jenis tanamannya. Jenis-jenis pupuk yang umum digunakan pada sayuran organik adalah pupuk kandang dan pupuk kompos. Sedangkan, pupuk untuk sayuran non-organik bisa digunakan pupuk urea, pupuk KCL, dan pupuk NPK. Pupuk dapat diberikan dalam jangka waktu seminggu sekali yang diikuti oleh pengairan yang cukup. Menanam sayuran sendiri adalah cara yang baik untuk menghemat uang. Kita dapat menanam sayuran sendiri di halaman belakang Anda, tetapi jika Anda tidak memiliki ruang yang cukup, kita juga dapat menanam sayuran di dalam wadah yang disimpan di serambi depan rumah. Beberapa sayuran yang mudah ditanam antara lain kacang, bit, wortel, mentimun, selada, buncis, tomat, gambas kuning dan tanaman obat. Manfaat sayuran hijau bagi kesehatan tidak terlepas dari kandungan vitamin, mineral, serat, dan beragam nutrisi lain di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa manfaat sayuran hijau bila mengonsumsinya secara rutin, antara lain menjaga kesehatan mata, mencegah rheumatoid arthritis, dan menjaga kesehatan saluran pencernaan. Mengonsumsi sayuran hijau, seperti kale dan bayam, diyakini mampu menjaga kesehatan mata. Selain itu, lutein dan zeaxanthin yang ada di dalam sayuran hijau mampu mengurangi risiko terjadinya degenerasi makula akibat pertambahan usia dan katarak. Mengonsumsi sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, dan kale, bok choy, mampu menurunkan risiko munculnya penyakit rheumatoid arthritis. Hal ini karena kandungan antioksidan di dalamnya, seperti vitamin A, C, dan K, yang mampu menangkal radikal bebas penyebab peradangan dalam tubuh, termasuk radang sendi. Sayuran hijau mengandung serat yang tinggi. Dengan mengonsumsi sayuran hijau secara rutin, proses buang air besar Anda akan lebih lancar. Selain itu, kesehatan saluran pencernaan Anda juga akan terjaga. Penulis : Nety Sumber: Berbagai Sumber