Loading...

Babinkamtibmas Jadi Pemateri Teknis Budidaya Hidroponik bagi Kelompok Wanita Tani di BPP Lalonggasu Meeto

Babinkamtibmas Jadi Pemateri Teknis Budidaya Hidroponik bagi Kelompok Wanita Tani di BPP Lalonggasu Meeto

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lalonggasu Meeto menyelenggarakan kegiatan penyuluhan teknis budidaya tanaman hidroponik yang diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan ini menghadirkan Babinkamtibmas sebagai pemateri, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan di bidang pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, Babinkamtibmas menyampaikan materi teknis budidaya tanaman hidroponik yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga. Materi yang diberikan meliputi pengenalan sistem hidroponik, jenis-jenis tanaman yang cocok dibudidayakan seperti selada, sawi, pakcoy, dan kangkung, serta keunggulan hidroponik yang tidak memerlukan lahan luas dan relatif hemat air.

Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai tahapan budidaya hidroponik, mulai dari persiapan alat dan bahan, penyemaian benih, peracikan nutrisi, pemeliharaan tanaman, hingga waktu panen. Babinkamtibmas juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan instalasi dan pengawasan rutin terhadap kebutuhan nutrisi tanaman agar pertumbuhan optimal.

Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana anggota Kelompok Wanita Tani antusias mengikuti pemaparan materi dan praktik sederhana hidroponik. Para peserta mengaku mendapatkan wawasan baru yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sayuran keluarga sekaligus berpotensi menjadi usaha ekonomi produktif.

Pihak BPP Kecamatan Lalonggasu Meeto menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian Kelompok Wanita Tani dalam memanfaatkan teknologi pertanian modern. Dengan keterlibatan Babinkamtibmas sebagai pemateri, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan pertanian.

Melalui kegiatan penyuluhan teknis budidaya hidroponik ini, diharapkan Kelompok Wanita Tani mampu mengembangkan pertanian ramah lingkungan di pekarangan rumah, mendukung ketahanan pangan keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Lalonggasu Meeto.