Babinsa Koramil 11/Bukit Batu pada Hari Senin, Tanggal 1 April 2024 terjun langsung ke sawah. Adapun langkah tersebut untuk mendampingi Petani di Desa Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Pak Babinsa mengingatkan agar para Petani sudah panen padi, segera menggarap lagi lahan sawahnya. Kehadiran Babinsa tentu saja bersama penyuluh pertanian Desa Bukit Batu, Andy Simarmata, SP. Kehadiran mereka di Gapoktan Berkat Sri Bakti juga untuk menindak lanjuti permohonan pompa mesin air kepada Kementerian Pertanian. Babinsa dan Penyuluh pertanian tampak berdiskusi bersama ketua Gapoktan Desa Bukit Batu, Pak Rozali. Diberitakan secara online bahwa Danramil 11/Bukit Batu telah memerintahkan kepada Babinsa Koramil 11/Bukit Batu agar melaksanakan pendampingan di kelompok tani. Dikatakan bahwa beberapa tahun ini Pemerintah bersama TNI sedang menggenjot peningkatan produksi pertanian. Tujuannya jelas untuk mengubah dari pengimpor beras, menjadi surplus padi mulai dari daerah sampai nasional. Itulah sebab tentara yang biasanya menyandang senjata, diperintah turun ke sawah. Pada Tahun 1986 Presiden Republik Indonesia mendapat penghargaan atas keberhasilan Swasembada Pangan. Penghargaan tersebut diberikan langsung di Markas Besar FAO (Organisasi pangan dan pertanian dunia) yang berlokasi di Roma, Italia. Prestasi tersebut selalu ingin diulang oleh presiden-presiden RI yang pernah menjabat, hingga akhirnya tercetus ide Nawacita. Sembilan harapan yang menjadi agenda pembangunan prioritas untuk Indonesia, salah satunya mencapai kedaulatan pangan nasional. Peran strategis TNI dalam membantu Pemerintah mencapai Swasembada pangan berupa keterlibatan langsung dalam membangun sektor pertanian. Hal tersebut sah sejak dilakukan penandatanganan MoU antara Menteri Pertanian dengan Panglima TNI pada tanggal 8 Januari 2015. Kerjasama ini melibatkan 50 ribu personel Babinsa untuk menutupi kekurangan tenaga penyuluh pertanian lapangan yang dimiliki oleh Kementerian Pertanian.