Seorang Penyuluh Pertanian yang bertugas di lapangan tidak lepas menghadapi permasalahan, kendala, tantangan, dan peluang yang berkembang secara cepat, dan dinamis sesuai tuntutan zaman, serta perkembangan teknologi informasi; (1) Agar Penyuluh tampil menjadi pribadi yang menarik dan meyenangkan, hendaknya Anda ; (a) Menampilkan citra positif (orang dengan kepribadian yang menarik adalah mereka yang selalu mempunyai pola pikir yang positif); (b) Menjadi pribadi menarik dalam pergaulan kerja (dalam bergaul dengan banyak orang, kita pasti akan menemukan orang-orang dengan berbagai macam karakter dan kepribadian); dan (c) Malatih diri secara bertahap (menjadi pribadi yang menarik dan menyenangkan sesungguhnya bisa dilatih); (2) Mewujudkan visi dan misi penyuluhan diperlukan langkah nyata; (a) Membuat catatan tentang diri kita (mengenali diri kita sangat penting untuk mengukur seberapa besar kemungkinan kita dapat mewujudkan harapan kita, yaitu Anda membuat daftar sikap positif dan negatif yang kita miliki, kekuatan, dan kelemahan pekerjaan yang sedang kita jalani, dan apa saja yang kita sukai, termasuk pencapaian prestasi yang pernah kita peroleh; (b) Mempunyai cita-cita setinggi-tingginya (jika ingin kesuksesan yang luar biasa, mulailah dengan mimpi yang luar biasa juga); (c) Membuat perencanaan yang matang (kita susun perencanaan yang cermat, realistis, dan sistematis akan membantu mewujudkan impian kita); (d) Meningkatkan kualitas diri kita melalui belajar dari mentor /orang lain yang sudah sukses(membaca kisah orang sukses dan belajar langsung dari pakar yang memiliki keahlian khusus dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan kita);(e) Meningkatkan kualitas cara kita berkomunikasi secara efektif dan persuasif (kita perlu mengkomunikasikan impian/rencana kegiatan kerja kita, baik pada diri kita untuk memotivasi, maupun pada orang lain, serta bersikaplah dewasa dalam menghadapi kritik. Anda harus ingat orang sukses selalu bersahabat dengan kritik; (f) Memiliki komitmen yang tinggi (orang yang mempunyai komitmen tinggi,mereka sangat menghargai waktu, karena waktu adalah sesuatu yang sangat bernilai, apapun yang dilakukan harus ada hasilnya. Ia mampu menetapkan prioritas yang benar. Komitmen juga membuat seseorang tetap berada di jalur visi yang tepat; (g) Menampilkan sosok yang menyakinkan, bergairah dan optimisme (dalam melaksanakan impian kita pasti menghadapi problematik yang cukup pelik, namun kita tidak boleh putus asa, terus maju, terus kerja keras, dan terus bersemangat. Kuncinya ada tigal hal yang harus dimiliki; visi, semangat, dan harapan, kalau tidak ada tiga hal tersebut, jangan harap impian Anda menjadi kenyataan; dan (h) Mempunyai kemauan yang kuat (bukan bakat aja yang membuat impian mereka menjadi kenyataan, namun jangan dilupakan kemauan yang keraslah yang mengantarkan Anda Menjadi sukses. Disamping itu, seorang Penyuluh Pertanian hendaknya mempunyai konsep dasar Membangun Karier Gemilang, yaitu; (1) Mampu mengenali diri kita secara jujur (kenali diri Anda secara mendalam, baik sisi positif dan negatifnya, sisi yang positif kita tingkatkan dan sedangkan sisi yang negatif kita kendalikan; (2) Memiliki rencana hidup yang jelas (kesuksesan selalu berawal dari perencanaan yang matang, dan berpikir realistis dalam membuat rencana jangka panjang); (3) Memiliki integritas (kebulatan tekad dan keuletan kita dalam penghidupan dan kehidupan sehari-hari merupakan cermin integritas, yang harus menduduki tempat tertinggi, dan tuntutan utama bagi seseorang untuk meyakinkan orang lain; (4) Memiliki prinsip hidup mengutamakan kegiatan yang paling penting didahulukan, sesuai dengan skala prioritas dan efisiensi (dalam menghadapi setumpuk pekerjaan yang kita kerjakan senantiasa kita mempunyai prinsip skala prioritas, efisiensi, efektitivitas, agar dapat kita selesaikan tepat waktu, dengan biaya yang terjangkau; (5) Berani mengambil keputusan setelah memperhitungkan secara matang dan cermat (setiap lompatan besar dalam kehidupan selalu diawali dengan keputusan yang jelas dan komitmen untuk bertindak); dan (7) Mengembangkan sikap kreatif, proaktif, dan aktif dalam menjalan tugas (setiap kemajuan dalam kehidupan diawali oleh ide kreatif (sering dikatakan ide "gila",dilakukan secara aktif, dan proaktif (selalu menjemput bola). Seorang Penyuluh Pertanian juga perlu kita bangun dan bangkitkan etos kerja baik dan positif di wilayah kerjanya agar mereka; (1) Memiliki rasa tanggungjawab dalam setiap tugas yang diemban (pribadi yang tidak memiliki tanggungjawab cenderung menyalahkan lingkungan sekitar, keadaan, bahkan Tuhan). Orang yang tidak tanggungjawab mencerminkan sikap belum dewasa, sehingga perlu dilatih dan dipupuk melalui belajar menerima tanggungjawab, pada akhirnya seorang menjadi profesional dengan menuntaskan tugas yang mereka emban, sehingga membuahkan hasil yang memuaskan, baik atasan, rekan sekerja, dan para petani yang menjadi binaannya; (2) Memiliki rasa peduli dan emphati dengan orang lain (apabila kita memiliki rasa peduli dan empati kepada orang lain, kepekaan terhadap orang lain menjadi jembatan yang kokoh untuk menciptakan situasi yang kondusif; (3) Mampu memilih dan memilah kata yang tepat, bijak, dan benar (seorang dapat dipercaya orang lain, karena dari kata-kata yang diucapkan. (kita perlu memilih dan memilah kata yang tepat dan bijaksana, serta nada bicara yang lemah lembut dalam menyampaikan pesan yang hendak kita sampaikan kepada atasan, rekan sekerja, dan petani binaan kita); (4) Mampu memberikan solusi, jangan hanya pandai mengkritik (jika kita hendak mengkritik, sebaiknya tambahkan resep solusinya sekalian, agar mereka mampu memecahkan masalah secara elegan, karena tidak semua orang dengan rendah hati menerima kritikan kita); (5) Memiliki sikap ramah tamah dan senyum yang mempesona (senyuman yang tulus yang mengalir dari hati yang gembira merupakan senjata ampuh yang menaklukan hati orang yang sedang kita hadapi. Modal senyuman dan keramahan yang kita suguhkan, serta kesediaan Penyuluh dalam melayani dan menerima petani (orang lain) yang terkomunikasikan secara dialogis dan simpatik akan memperbanyak koleksi teman dan relasi kerja; (6) Menjadi pendengar yang baik (orang lain akan merasa penting karena dihargai lewat cara kita mendengarkannya dengan baik; dan(7) Memberi penghargaan atas prestasi orang lain (kita senantiasa memberikan apresiasi positif atas keberhasilan seseorang yang telah sukses dalam menjalankan tugas dan kerjanya). Dalam menghadapi era globalisasi ini, seorang Penyuluh Pertanian harus menjadi profesional yang maksimal, setiap Penyuluh Pertanian pasti ingin menjadi profesional dibidangnya,namun untuk memiliki sebutan "gelar" profesional tidak mudah, karena seseorang harus mempunyai bakat besar, kemauan yang tinggi, sikap pantang menyerah alias ulet, dan mampu mengahadapi resiko yang ada. Untuk itu, harus memiliki kemampuan; (1) Menganalisa secara SWOT, sebelum mengambil tindakan seorang Penyuluh yang profesional menggunakan analisa SWOT terlebih dahulu, dengan demikian seorang Penyuluh Pertanaian akan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan dalam dirinya, selanjutnya kita melihat peluang dan sekaligus memperhtungkan ancamannya, sehingga tindakan dan keputusan yang kita ambil akan realistis, matang, dan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki, dan untuk menjadi profesional harus melalui proses perjalanan dan terus melatih diri ; (2) Mengembangkan sikap bersahabat dengan kegagalan, artinya kegagalan sering kali menjadi momok bagi setiap orang, namun seorang Penyuluh professional justru harus berani menempuh resiko gagal, tentu resiko yang ia tanggung sudah diperkirakan sebelumnya. Orang yang takut gagal tidak akan pernah bias maju, dan justru dari kegagalan itulah seorang Penyuluh akan belajar langkah mana yang benar dan salah; (3) Meningkatkan kemampuan kita dalam mengevaluasi hasil pekerjaan secara obyektif (dalam manajemen salah satu unsur penting adalah evaluasi terhadap tindakan, pekerjaan, dan keputusan yang telah diambil oleh seorang Penyuluh Pertanian, serta apa dampak posistif dan negatifnya, agar menjadi pelajaran dan bahan pengambilan keputusan yang lebih baik di masa-masa mendatang). Hasil akhirnya disamping menjadi profesional dalam pekerjaan, sekaligus profesional dalam menjalin hubungan dengan rekan kerja, atasan dan petani binaan kita. Terakhir, seorang Penyuluh Pertanian dalam meraih karier gemilangnya, harus memiliki lima kiat sederhana; (1) Bersikap dewasa di wilayah kerjanya (dalam menjalankan tugas di lapangan banyak menemui berbagai karakter dan kepribadian dengan tabiat yang macam-macam, sudah barang tentu seorang Penyuluh hendaknya bersikap dewasa); (2) Menjadi pribadi yang berwibawa di lingkungan kerjanya (perilaku dan kharisma adalah dua sisi mata uang yang sulit dipisahkan, sehingga seorang Penyuluh Pertanian yang berperilaku baik akan mempengaruhi kharismanya,dan kharisma yang dimiliki seorang Penyuluh kita optimalkan, maka kewibawaan seseorang akan tampak); (3) Sukses bergaul di lingkungan kerjanya (agar seorang Penyuluh Pertanian sukses harus mampu membiasakan diri menerima orang lain apa adanya, karena manusia itu sendiri ciptaan Alloh Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk itu kita melatih diri untuk menerima kekurangan orang lain dengan kelebihan yang kita miliki, demikian pula sebaliknya kekurangan yang kita miliki, akan dicukupi oleh orang lain pula, maka akan kloplah hidup ini (disarikan dari Buku Smart and Work, Indayati Oetomo, 2006). Penulis : MASRUKIN, SP. Penyuluh Pertanian Madya, KJF, pada Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.