Loading...

BAKORLUH P2K SULTENG GELAR RAKORNIS SE-PROVINSI SULAWESI TENGAH

BAKORLUH P2K SULTENG GELAR RAKORNIS  SE-PROVINSI SULAWESI TENGAH
Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Bakorluh P2K) se- Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) digelar pada tanggal 1 hingga 2 Maret 2012 resmi dibuka Staf Ahli Gubernur Sulteng Bidang Pemerintahan, Suaib Djafar, Kamis (1/3) di Hotel Rama Palu. Staf Ahli Gubernur Sulteng Suaib Djafar mewakili Gubernur Sulteng dalam sambutannya mengatakan sangat menghargai atas terlaksananya Rakornis Kelembagaan Penyuluhan Kabupaten dan Kota se-Sulteng ini tidak hanya terbatas dibutuhkan di sektor Kehutanan, Perikanan dan Kelautan saja dalam rangka menyukseskan program prioritas pembangunan ketiga sektor tersebut tetapi juga dibutuhkan oleh penyelenggara pembangunan pada sektor terkait lainnya. "Keberhasilan pembangunan ketiga sektor tersebut akan berdampak positif kepada pembangunan sektor terkait lainnya. Demikian juga sebaliknya ketidak berhasilan dalam pembangunan sektor diatas juga akan bedampak negatif pada pembangunan sektor lainnya, sehingga keberhasilan pembangunan ketiga sektor ini merupakan kesuksesan yang kita raih bersama," tegas Suaib Djafar. Sementara itu Ketua Panitia Rakornis Muh. Adam dalam sambutannya mengatakan tujuan Rakornis kelembagaan dan rencana kerja penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan ini guna menyamakan persepsi dalam pelaksanaan dana Dekonsentrasi Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan Perikanan dan Kementerian Kehutanan di tahun 2012. Selain itu juga untuk merumuskan rencana aksi kegiatan kelembagaan penyuluhan dari dana APBN maupun APBD di sektor Pertanian, Perikanan dan Kehutanan sehingga dapat menyukseskan program kerja nasional Kementerian Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. "Saya juga mengharapkan dari Rakornis ini terjadi suatu koordinasi, sinkronisasi dan sinergitas dalam kegiatan penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan di Sulteng ini. Dengan adanya badan pelaksana penyuluhan di Kabupaten/Kota diharapkan dapat lebih memaksimalkan peranan penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan dalam mengawal maupun mendampingi kelompok tani dan nelayan serta masyarakat di kawasan sekitar hutan," tambah Adam. Dalam kegiatan Rakornis ini diikuti oleh 45 peserta dari 11 Kabupaten/Kota dan Provinsi. Pembiayaan kegiatan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2012 Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah.