Loading...

BAKORLUH PROVINSI GORONTALO MELAKSANAKAN PELATIHAN BAGI PENGURUS PUAP

BAKORLUH PROVINSI GORONTALO MELAKSANAKAN  PELATIHAN BAGI PENGURUS PUAP
Kerjasama Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan , dan Kehutanan Provinsi Gorontalo dengan BBPP Batangkaluku Makassar kian solid. Hal ini terbukti dengan dipercayakannnya kembali Bakorluh Provinsi Gorontalo mengelola pelatihan yang anggarannya bersumber dari BBPP Batangkaluku. Tanggal 11 s/d 16 Agustus 2011, bertempat di Penginapan Sentris Kota Gorontalo dilaksanakan Pelatihan Bagi Pengurus Gapoktan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Tahap III. Kegiatan tersebut diikuti oleh 22 orang pengurus gapoktan dari Kabupaten/ Kecamatan lokasi PUAP Tahun 2011 Provinsi Gorontalo. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah mengembangkan kapasitas gapoktan dalam berorganisasi dan berusaha tani yang berorientasi pasar berdasarkan potensi wilayah, mengembangkan kepemimpinan jiwa kewirausahaan dan manajerial pengurus gapoktan agar memiliki kompetensi dalam memasarkan produk usahataninya, meningkatkan kapasitas gapoktan dalam pengelolaan keuangan pada lembaga mikro yang dikelolanya. Program PUAP adalah salah satu program dari Kementerian Pertanian yang digulirkan untuk menunjang 4 (empat) program Sukses Pembangunan Pertanian Tahun 2010-2014. Menurut Hi.Jismon Zakaria,STP.MM yang mewakili Kepala Sekretariat Badan Kordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Gorontalo pada pembukaan kegiatan, bahwa para pengurus gapoktan penerima PUAP tahun 2011 perlu dibekali dengan ilmu, sehingga mereka mampu menyusun RUA,RUK dan RUB secara tepat dan benar serta mampu mengelola keuangan sesuai koridor yang taat aturan dan azas, agar pemanfaatan dana tidak bias tapi sesuai dengan peruntukannya. Dana PUAP bukanlah dana yang sistem pengelolannya seperti perbankan, dimana tidak mengedepankan profit tetapi PUAP lebih bersifat memfasilitasi dan mendorong usaha yang dikelola masyarakat, agar lebih produktif, berhasil guna dan berdaya guna serta berkelanjutan. Sementara itu Kepala Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Ir. Mardi Susilo K,MM menandaskan bahwa salah satu kendala yang dihadapi dewasa ini dalam pengembangan usaha baik pertanian, perikanan maupun kehutanan adalah masih belum maksimalnya petani melaksanakan sistem dan usaha agribisnis, aquabisnis dan sylvoagribisnis yang menjadikan posisi petani termarginalkan. Untuk itu upaya yang harus ditempuh adalah membuka akses permodalan, pasar, informasi dan teknologi bagi petani dan nelayan melalui berbagai program pembantuan maupun fasilitasi seperti program PUAP guna diadopsi bagi kemajuan manajemen penerapan sistem dan usaha agribisnis, aquabisnis dan silvoagribisnis. Menyingkapi hal tersebut maka Bakorluh PPK Provinsi Gorontalo sebagai badan koordinasi yang akan terus berupaya melanjutkan tugas fasilitasi, koordinasi dan pelayanan vertikal -horizontal, pusat maupun daerah, demi kemajuan SDM di bidang pertanian,perikanan dan kehutanan di provinsi Gorontalo. Penulis: Maruli Tobing, SP (Humas Bakorluh Prov. Gorontalo)