14.00 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-fareast-language:EN-US;} Hasil Evaluasi Balai Penyuluhan Pertanian Tingkat Propinsi Bali, telah menetapkan BPP Seririt untuk dijadikan duta dalam lomba BPP Berprestasi tahun 2012, Evaluasi dilakukan pada awal Juni 2012 di Balai Penyuluhan Pertanian Seririt Kabupaten Buleleng. Apa dan bagaimana kegiatan BPP Seririt, kami uraikan seperti dibawah ini : Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Seririt , yang terletak dipusat kecamatan Seririt, sehingga mempermudah akses petani yang ada diwilayah Balai Penyuluhan Pertanian, dalam mencari informasi, inovasi tegnologi Pertanian yang berkaitan dengan usaha tani yang dilaksanakan. Usaha tani di wilayah BPP Seririt diantaranya, padi sawah, jagung, kacang tanah, kedelai dan tanaman hortikultura seperti anggur, mangga manggis dan durian. BPP seririt selama ini masih dibawah Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng, yang mana pembentukan Badan yang diharapkan menjadi wadah Penyuluh, untuk meningkatkan fungsi dan tugas Penyuluh sesuai dengan UU. No 16 tahun 2007 tentang sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan Perkebunan dan kehutanan, nyaris belum bisa terlaksana dengan sempurna. Namun demikian, keberadaan BPP Seririt yang yang diharapkan mampu melaksanakan 7 fungsi BPP dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Kinerja BPP yang memiliki 21 wilayah Binaan, dimana baru terisi 11 Penyuluh PNS, 8 orang Penyuluh THLTB, 3 orang Petugas Teknis yaitu Mantri Tani, Petugas Teknis Peternakan, dan POPT. Untuk melancarkan kegiatan di BPP dikoordinir oleh seorang Koordinator, dan merupakan perpanjangan tangan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng. Adapun keragaan Balai Penyuluhan Pertanian Seririt dapat diuraikan sebagai berikut. 1. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Seririt merupakan pusat Pelatihan bagi Petani/Kontak Tani Pamong Desa dan Tokoh Masyarakat. Beberapa pelatihan Petani yang dilaksanakan di BPP Seririt dua tahun terakhir yaitu, Pelatihan teknis penanaman legowo, pelatihan membuat pupuk organik dipusatkan di kelompok Tani Eka Sembada, Pelatihan tanaman padi sistem SRI, dilahan BPP, Pelatihan BIO Urine di enam Lokasi Sistem Pertanian Terintegrasi, Pelatihan BIO Gas di empat Lokasi Simantri, Pelatihan Membuat Olahan s ari Buah Anggur, Jus anggur, Wine anggur. Pelatihan Pemeliharaan ayam Buras sistem semi Intensif, 2. BPP Seririt melaksanakan latihan bagi para Penyuluh Pertanian di BPP. BPP Seririt melakukan pelatihan bagi para Penyuluh setiap hari seniin, dua pekan sekali setiap hari senen, minggu pertama dan Minggu ketiga. Jadwal pelatihan bagi Penyuluh, Petugas Pertanian dan Peternakan disusun setiap 6 bulan sekali, Penyusunan jadwal serta topik dilakukan secara musyawarah, berdasarkan kebutuhan Petani dilapangan, Untuk kebutuhan materi yang diperlukan dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi petani dan usaha taninya di lokasi Binaan Penyuluh. Pelatih berasal dari Dinas terkait, sesuai topik latihan yang diharapkan. Hasil Pelatihan diteruskan ketingkat Lapangan sesui dengan kegiatan lapangan dominan di wilayah kerja Penyuluh. Pelatihan memberikan materi juga dilaksanakan bagi Penyuluh/Petugas, belajar meminpin diskusi/rapat, yang dilakukan secara bergilir oleh Penyuluh. Selama setahun dilakukan dan dijadwalkan sekurang-kurangnya ada 24 kali latihan bagi Penyuluh di BPP. Kegiatan meeting/pertemuan dilakukan setiap hari senen, minggu kedua dan ke empat dst. Didalam meeting dibahas permasalahan yang dialami/dihadapi dilapangan selama seminggu melakukan tugas Penyuluhan di Lapangan. Permasalahan yang belum bisda dipecahkan di tingkat BPP dilakukan upaya penyelesaiannya ketingkat Kabupaten atau kejenjang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. Untuk mempercepat serta memperjelas isi pelatihan dilakukan praktek lapangan, parktek dilakukan sesuai dengan materi yang dilatihkan, diantaranya, pembuatan pestisida nabati, pengawetan jerami, membuat bio urine dilakuan di lokasi UPPO, maupun jenis praktek yang lainnya. 3. BPP Seririt sebagai pusat Penyebaran informasi Pertanian kepada Masyarakat tani yang membutuhkannya. Penyebar luas dengan bahan tercetak ( Buku , Brosur, Leaflet dll) dilakukan oleh para penyuluh, ketika melakukan penyuluhan dilapangan, atau langsung diberikan kepada petani, ketika petani berkunjung ke BPP. Untuk bahan Informasi berupa media elektronoik, seperti pemutaran Film, slide projector dilakukan langsung di kelompok tani sesui dengan kondisi dan kebutuhan para petani dikelompok tani. Sarana Infocus/LCD saat ini masih menggunakan alat-alat dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten. 4. BPP Seririt sebagai pengkajian dan merekomendasi Usaha Tani Pelaksanaan kaji terap di BPP dilakukan untuk menghasilkan rekomendasi spesifik lokasi, yang mana sangat penting dilaksanakan untuk menguji suatu komoditi,varietas atau tegnologi yang akan diterapkan oleh pelaku utama dilapangan. Saat ini petani wilayah BPP seririt sangat tergantung pada anjuran Penyuluh Pertanian. Hal ini disebabkan para petani masih belum paham terhadap kemajuan tegnologi pertanian saat ini, seperti media internet dll. Untuk menjembatani hal tersebut Penyuluh Pertanian BPP Seririt, mengupayakan belajar akses internet melaui program Cyber extension. Dalam pembelajaran ini terus diupayakan menggali tegnologi hyang uptudate saat ini. Beberapa pengkajian yang telah dilaksanakan di BPP Seririt yaitu : Tanam padi Pola SRI, Sistem Legowo, pengendalian penyakit Fusarium pada tanaman pisang dll 5. BPP Seririt melakukan Pengkajian tegnologi, untuk mendapatkan rekomendasi. Dalam upaya melaksanakan fungsi BPP sebagai pelaksana pengkajian tegnologi dan Percontohan, BPP Seririt telah melakukan kaji terap pada lahan petani yaitu Pengendalian Hama atau penyakit dengan pestisida nabati. Pengkajian ini dilakukan di Desa Kalianget dan di Desa Kalisada. Percontohan tanaman buah dalam POT, Percontohan pembuatan kandang pagar pada ternak ayam Buras di Desa Joanyar. 6. BPP Seririt sebagai pelaksana penyelenggara Musyawarah Petani Didalam melaksanakan fungsi BPP, BPP Seririt sebagai tempat bermusyawarah bagi para petani sebagai pelaku utama maupun pelaku usaha. Musyawarah biasanya dilakukan di ruangan BPP atau tempat lain sesuai dengan jumlah peserta yang akan melaksanakan muswarah. Tempat diluar BPP yang biasanya dipakai yaitu DI Balai masyarakat Uma Anyar, Balai Masyarakat Desa Kalisada dan Desa Pangkung Paruk. Akhir tahun 2011 BPP Seririt mempasilitasi pembentukan Forum Komunikasi Gabungan Kelompok Tani seBPP Seririt. Pertemuan Forum tersebut dilaksanakan setiap tiga Bulan Sekali. Musyawarah atau Rembug Kontak Tani Nelayan juga dilakukan di BPP Seririt. BPP Seririt selalu berupaya untuk membantu serta mempasilitasi pertemuan- yang berkaitan dengan Kebutuhan Pelaku utama maupunpelaku Usaha. 7. BPP Seririt melakukan fungsi Perpustakaan. Sebagai fungsi Perpustakaan BPP Seririt , melakukan fungsinya dengan membuat Perpustakaan BPP. Hasil musyawarah semua Penyuluh Pertanian di BPP Seririt yang ditugaskan sebagai pengelola Perpustakaan BPP adalah EMY ALBERTINA RUMTILY, Perpustakaan BPP Seririt sering dikunjungi para Mahasiswa, Petani dan masyarakat disekitar BPP Seririt. Disamping membaca ditempat, juga dapat dipinjamkan. (I NYOMAN SUDRANA, SP. ADMIN BULELENG)