BANGUN JALAN TANI PRODUKSI PERTANIAN MENINGKAT Jalan tani atau jalan pertanian merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat dan peternakan) untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, dan mengangkut hasil produksi pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan , tempat pengolahan atau pasar.Melihat pentingnya fungsi dari jalan tani ini maka keinginan masyarakat Alecalimpo Timur Kelurahan Fakkie Kecamatan Tiroang untuk membuat jalan tani juga sangat besar. Melalui swadaya akhirnya pembangunan jalan tani ini bisa dilaksanakan. Anggota kelompoktani Mappasitujue II, Jamal Umar, mengatakan bahwa anggota kelompoktaninya sementara memulai pembangunannya melalui swadaya dan gotong-royong. Dia menambahkan, bahwa realisasi dari pembangunan sampai hari ini sudah selesai sekitar 30%.“Sudah beberapa hari kami sudah memulai pembangunannya. Kami bangun jalan ini guna memperlancar aktifitas masyarakat dalam bertani. Sebab jalan yang biasa digunakan masyarakat cenderung lebih jauh karena belum memiliki akses yang memadai. Seperti diketahui ada sejumlah sektor komoditi unggulan yang berada dikelompoktani tersebut yaitu padi, jagung dan perkebunan.Dia menyampaikan pula jika fasilitas pertanian minim, maka jelas akan berdampak pada hasil panen nantinya. Untuk itu, dengan memanfaatkan dana swadaya kelompok maka dia bersama-sama dengan anggota kelompoktani yang lain mengupayakan pembangunan jalan tani ini terlaksana.Selain membangun jalan usaha tani, mereka juga akan membangun jembatan jalan tani. “nanti di liat sisa anggaran yang kami punya kalau cukup akan di bangun juga satu unit jembatan” jawabnya tersenyum.Dengan diprogramkannya sejumlah fasilitas yang memadai, petani tidak hanya bersemangat dalam bertani, melainkan juga dapat memacu peningkatan produksi apalagi wilayah ini memiliki potensi pertanian yang cukup baik. (Melati Azharidha, S.Pt)