Beberapa Penyakit Yang Sering Menyerang Tanaman Cabe
LATAR BELAKANG Kecamatan Grabagan merupakan salah satu penghasil cabe rawit terbesar di Kabupaten Tuban.Tanaman cabe termasuk komoditas primadona yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat tani hampir di semua desa di kecamatan Grabagan.Varitas cabe yang di tanam umumnya varitas lokal yang cocok dengan lokasi lahan pertanian setempat.Ancaman terbesar yang dirasakan oleh petani adalah adanya tingkat serangan hama dan penyakit tanaman cabe yang sering kali belum mampu dikendalikan baik secara hayati ataupun secara kimiawi. Penyakit yang sering menyerang tanaman cabe antara lain: Penyakit Layu Fusarium Penyakit Layu Fusarium biasanya terjadi setelah tanaman di pindah tanamkan ke lahan.Penyebabnya adanya infeksi jamur patogen fusarium pada area perakaran yang mengakibatkan tanaman cabe rawit tampak layu di waktu siang hari,lama kelamaan tanaman cabe mengering dan menggugurkan daun dan mati.dapat di cegah dengan fungisida kontak maupun sistemik.atau pencegahan dapat dengan mengaplikasikan trichoderma pada pupuk kandang dasar serta mengocorkan trichoderma dalam beberapa hari setelah tanam. Penyakit Pathek/Antraknosa Penyakit Pathek/Antraknosa merupakan penyakit khas pada cabe di waktu musim hujan.cabe rawit lebih rentan terserang antraknosa pada bagian buahnya dimana buah cabe membusuk.Penyakit ini sulit untuk di hilangkan,kecuali jika tanaman cabe di tanam di green house.ada upaya untuk meminimalisir serangan antraknosa antara lain: Menanam tanaman cabe yang sehat dan toleran terhadap antraknosa Mengatur jarak tanam Mengurangi pemakaian pupuk nitrogen secara berlebihan Kocorlah tanaman cabe dengan trochoderma Jumlah pupuk Kalium di perbanyak Membuang buah cabe yang terserang antraknosa Penyakit Daun Kriting Penyakit Daun Keriting ada banyak karena tanaman kekurangan nitrogen,serangan kutu daun dan inveksi virus gemini.tetapi yang sering membuat daun cabe keriting adalah serangan hama kutu daun yang sudah membawa virus gemini.Tanaman cabe yang daunnya sudah keriting akan sulit untuk di obati,tapi bisa dicegah dengan mengendalikan vektornya yaitu TRIPS,Kutu Kebul,dan Aphids.Pengendalian dengan menyemprot insektisida berbahan aktif Abamektin,Dimetoat seminggu sekali agar serangan tidak meluas.Pengendalian dapat juga menggunakan pestisida alami. Penyakit Daun Bulai Daun Bulai pada tanaman Cabe adalah dengan adanya bercak kekuningan pada daun cabe sehingga kelamaan meluas dan diikutu daun menjadi keriting bshkan daun berhenti tumbuh.Penyakit ini dapat merusak klorofil sehingga dapat meghambat proses photosintesa. Cara pengendaliannya adalah menanam varitas cabe yang tahan dan toleran terhadap penyakit virus gemini,mengendalikan vektornya menggunakan insektisida berbahan aktif abamektin. PENULIS : Y. TIKNO GUNAWAN