Sungkai Tengah, 09 Desember 2019. Keong mas merupakan salah satu hama utama pada tanaman padi. Keong mas biasanya menyerang padi saat masa vegetatif, yakni pada umur kurang dari 30 HST. Keong ini menyerang batang padi yang masih muda dengan cara memakannya. Tak selamanya merugikan, ternyata kehadiran keong mas juga mampu memberi keuntungan tersendiri bagi petani. Salah satunya adalah dengan mengolah keong mas menjadi Mikro Organisme Lokal (MOL) Mol keong mas mengandung auksin yang mampu merangsang pertumbuhan tanaman. Selain itu keong mas juga mengandung protein, azospirilliam, staphylococcus, pseudomona, azobacter, mikroba pelarut phospat hingga enzim yang mempunyai segudang manfaat untuk tanaman budi daya. Cara membuat mol keong mas tergolong sangat simpel. Berikut merupakan langkah-langkahnyaSebelumnya, perlu disiapkan bahan-bahan seperti: 1 kg Keong mas yang masih hidup. 2 liter air kelapa. 2 ons gula merah Cara membuatnya adalah dengan: Mencincang keong mas hingga halus. Mencampurkan gula merah dengan air kelapa. Kemudian semua bahan dimasukkan ke jerigen dan ditutup rapat. Didiamkan selama kurang lebih 2 minggu. Tutup jerigen dibuka setiap pagi selama kurang lebih 5 menit Untuk membuang gas yang terbentuk. Selain untuk membuang gas ternyata pembukaan tutup ini juga bertujuan untuk menghindari ledakan akibat kumpulan gas tersebut. Biasanya jika mol sudah jadi akan tercium bau wangi seperti POC. Namun, apabila masih tercium bau yang kurang sedap, janganlah khawatir karena mol tersebut masih bisa diolah menjadi mol yang sempurna dengan cara menambahkan irisan gula merah, buah maja atau molase secukupnya yang kemudian didiamkan lagi selama 10 hari. Pembuatan mol dari keong mas ini akan beresiko membuat mol terasa bau. Oleh sebab itu sebaiknya perlu adanya penambahan bahan ekstra seperti buah maja, kelapa, molase, atau gula merah untuk mengurangi bau tak sedap.Untuk pengaplikasiannya, mol keong mas ini bisa disemprotkan langsung ke tanaman atau bisa juga digunakan untuk campuran pembuatan pupuk kompos.Untuk penyemprotan: Diperlukan 300-400 ml mol keong mas yang dicampur dengan air bersih 14 liter. Kemudian disemprotkan secara merata pada seluruh bagian tanaman. Untuk tanaman padi, penyemprotan dapat dilakukan pada umur ke 10, 20, 30 dan 40 setelah tanam. Mol siap digunakan. Untuk pembuatan kompos: Dengan mencampurkan 1 liter mol keong mas dengan 5 liter air dan ditambahkan gula merah 1 ons. Selanjutnya diaduk sampai larut dan disiramkan pada bahan kompos. ( Momie Andreas,SP, PPL UPTD Pertanian Sungkai Tengah)