I.PENDAHULUAN Musim hujan 2017/2018 sudah mulai turun merata di beberapa daerah di negeri ini, kaum petani dipedesaan sudah bergeliat untuk melakukan usahataninya .Pembangunan pertanian pada saat sekarang mengutamakan pembangunan yang berwawasan agribisnis dalam arti menerapkan beberapa sub sistem tehnologi yang merupakan satu kesatuan utuh untuk mendapatkan hasil yang optimal seperti yang diharapkan.Komoditas jagung sampai sekarang masih merupakan komoditas yang terus dikembangkan ,dikarenakan Indonesia untuk produksi jagung belum swasembada dan baru pada akhir tahun 2017 target swasembada jagung. Areal tanaman jagung semakin tahun semakin meningkat,produksinyapun juga semakin meningkat ,namun beberapa permasalahan masih muncul diantaranya : ketersediaan bibit yang terkadang tidak ada dipasaran, harga yang tidak stabil pada saat panen raya,sumber air yang kecil pada saat musim kemarau.Perkembangan jagung setiap tahun semakin meningkat, seiring kemajuan teknologi, areal tanamn jagung dilahan kering di pekarangan serta bawah tegakan semakin dominan pada musim hujan.II.BUDIDAYA1.Persiapan a. BibitBerusahatani jagung,bibit merupakan peranan paling utama agar produksi jagung optimal,oleh karena harus diperhatikan berberapa hal berkaitan dengan bibit jagung- Benih berlabelPilihlah benih jagung yang berlabel ,ada bebrapa jenis yaitu Pinoer 21,Pioner 11,Bisi 8.16 ,Bisi 2 dll.- Dengan benih berlabel,maka tanaman tumbuh serempak,jenis jagung seragam,produksi tinggi.b. Pengolahan tanahPengolahan tanah untuk tanaman jagung ditingkat petani ada beberapa macam:- Tanah diolah sempurna dengan dibajak atau dicangkul secara keseluruhanDengan cara ini banyak keuntungan yang didapat diantaranya tanaman akan tumbuh dengan sempurna dan baik,karena perakaran mudah berkembang dan unsur hara mudah diserap.Namun demikian kelemahan dengan olah sempurna adalah memakan biaya yang tinggi.- Semi olah tanahSistim ini paling banyak diterapkan ditingkat petani yang menanam jagung pada musim kemarau dimana petani direpotkan dengan adanya air yang sudah sulit. Cara ini tanah tidak diolah secara keseluruhan ,tapi cukup diolah sepanjang pada tanah yang akan ditanamai jagung saja ,hanya dicanghkul selebar cangkul,cara ini paling baik dimana hemat tanaga, hemat biaya dan hemat waktu.- Tanpa olah tanahPetani yang sudah paham akan jagung,tanpa olah tanah pada tanah sawah sudah banyka dilakukan ,dimana penanaman jagung cukup ditugalkan begitu saja pada tunggak batang padi,cara ini hemat biaya, hemat waktu, henat tenaga,namun petani segera mengolah tanah sekitar tanaman segera tanaman tumbuh baik.- Buat parit keliling dan melintang bebrapa parit, gunaya untuk dapat membuang air pada saat air melimpah.- Yang menjadi hal utama dalam persiapan lahan adalah usahakan lahan bersih dari rumput atau gulma,sehingga tidak mengganggu perkembangana tanaman. 2. Tanam a. Jarak tanam- Untuk jarak tanam jagung beragam atau bervariasi,dan biasanya petani juga mempunyai kreasi tersendiri : - 20 cm X 80 cm - 25 cm X 75 cm - 20 cm X 75 cmKemudian setelah beberapa baris tanaman, sebaiknya diberi legowo,gunanya untuk mempermudah pemeliharaan serta mempermudah pengairan.c. Penanaman- Pembuatan lobang tanam memakai panja, dengan kedalaman 5-7 cm- Setiapa lobang tanam diberikan benih jagung 1 butir,kemudian ditutup dengan kompos atau lainnya.- 4-5 hari benih jagung sudah tumbuh- Benih yang tidak tumbuh disulam segera mungkin,kalau terlambat sulam maka pertumbuhan tidak baik,atau siapkan pembibitan untuk sulaman.- Akan lebih baik tanam jagung dilahan bekas padi, pada saat tanam dituup dengan jerami ,kemudian dibakar, maka pertumbhan tampak baik.- III.Pemeliharaan a. Pengairan - Usahakan air tidak terlalu banyak, tapi juga tidak terlalu kering, tanam jagung pada m usim kemarau, upayakan pengairan terakhir setidaknya pada tanaman umur 70 hari. b. Pemupukan - Tanaman jagung agar dapat tumbuh dengan baik dan ndapat memberikan hasil yang baik, memerlukan pupuk N,P,K,PO Urea = 150 kg /ha Phonska = 250 kg/ha PO = 1500 kg /ha - Pemupukan dilakukan 3 kali sbb :1. Pupuk awal : berikan pupuk awal pada saat tanam jagung, jadi bersamaan tanam jagung berikan pupuk dengan cara ditugal atau dibenam disebelah tanaman jagung dengan jarak kurang lebih 5 cm, berikan semua pupuk Phonska dicampur dengan 30 % dosis urea.2.Pupuk organik, berikan bersamaan tanam sebagai penutup benih jagung.3.Pemupukan susulan nkedua pada saat tanamn umur 15-20 hari, berikan 30 % urea pada sekitar tanaman kurang lebih 10 cm, dibenamkan.4.Pemupukan nsusulan ketiga berikan sisa urea pada tanaman jagung kurang lebih 10 cm , dibenamkan.5. Perlu diketahui juga banyak petani yang memberikan pupuk hanya dua kali,hemat tenaga dan waktu. c. Penyiangan Kegiatan penyiangan sangat diperlukan dalam budidaya jagung, agar tanaman tidak terganggu pertumbuhannya serta tidak sebagai sarang hama dan penyakit.d. PembumbunanPembumbunan dimaksud agar tanaman tidak rebah, serta perakaran berkembang baik, sehingga tanaman diperoleh batang yang kekar dan besar, pembumbunan dilakukan biasanya bersamaan dengan penyiangan. IV. Hama dan Penyakit a. Hama Hama yang biasa menyerang tanaman jagung adalah belalang dan ulat- BelalangHama ini akan menyerangan tanaman jagung dari tanaman muda baru tumbuh sampai tanaman dewaqsaq menjelang panen, bahkan sampai panen,dan ndapat menyebabkan kegagalan panen.Pengendalian belalang, berikan furadan pada awal pertumbuhan dengan memasukkan butiran furadan npada kuncup tunas daun jagung, atau dengan menyemprot insektisida .- UlatHama ulat jagung juga menyerang sejak tanaman mulai tumbuh,sampai tanaman menjelang panen,tergantung populasi disekitar kebun.Pengendalian paling efektif adalah dengan di bunuh secara fisik saat tanam muda, tapi kalo sudah dewasa dibasmi dengan insektisida b.Penyakit Untuk penyakit jagung sepertinya tidak banyak dijumpai, namun sekarang mulai ada penyakit bule atau kuning,serangan tidak begitu luas, dan penyakit ini dapat dikendalikan dengan cara mencabut tanaman yang terserang dan dibakar.Pergantian varietas langkah yang baik untuk memutus penyakit tanaman jagung V. Panen Tanaman jagung akan mulai dapat dipetik hasilnya pada umur 100 hst, tergantung lingkungan setempat, jagung dapat dipanen dengan ciri ciri sbb :- Kulit jagung sudah muali ada yang menguning- Daun tanaman jagung sudah mulai tua dengan warna kuning kecoklatan- Apabila dilihat biji jagungnya maka warna mengkilat, dan tampak cerah .- Biji jagung dipijit terasa keras VI.Pasca Panen Setelah panen. Maka langkah berikut adalah jagung dijemur sampai kering, kemudian dipipil pakai alat tradisonal ataupu alat pemipil tergantung kondisi setempat. Jagung kering siap dijual ataupun dijadikan tepung jagung,dicari mana yang lebih menguntungkan,pemanfaatan jagung sendiri bermacam macam menjadi bahan olahan diantaranya, nasi jagung, jenang jagung, emping jagung,marning, bahkan sekarang sudah modern diganakan sebagai campuran makanan tradisional, dalam arti jagung sangatlah multi guna,paling banyak sebagai pakan ternak. Yang menguntungkan juga adalah bahwa limbah tanaman jagung akan memberikan kesuburan tanah yang semakin baik. Oleh : Turoso,STP. Penyuluh Pertanian Madya DPPKP Kab.Purworejo