Loading...

Bimteks Brigade Pangan “Makmur” dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Tanaman Padi di Desa Topang

Bimteks Brigade Pangan “Makmur” dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Tanaman Padi di Desa Topang

Tanaman padi di Desa Topang merupakan salah satu komoditi utama untuk keberlanjutan hidup masyrakat Desa, dimana setiap warga mengandalakan sawah lahan sepetak untuk menghidupi keluarganya. Dalam hal ini, keberadaan Brigade Pangan yang ada didesa Topang berperan dalam kemajuan budidaya tanaman padi, dimana keberadaan program brigade membantu petani dalam peningkatan produktivitas padi. Ketika prooduktivitas meningkat, maka petani dapat memenuhi kebutuhan keluarga khususnya dan masyrakat Desa pada Umumnya.

Kegiatan Bimtek yang dilakukan pada kali ini berupaya dalam meningkatkan semangat dan motifasi pada petani muda dalam kegiatan Budidaya tanaman padi. Pelatihan Bimteks dilakukan selama 3 hari dan dilaksanakan dikantor Desa Topang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Mernti, kemudai dilanjutkan dengan turun kelapangan bersama sama. Acara ini dihadiri oleh Bapak Hermanto, S.P Selaku kabid Prasarana, Sarana dan Penyuluh Pertanian (PSPP)-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Meranti, Syamsuharto (Kepala Desa Topang) Ardianto, S.P (Korwil Kec. Rangsang) , Zulha Deni S.P (Korluh BPP Kec Rangsang), Annisa Rufa, S.P (PPL Desa Tanjung Medang), Zumrotul Musthafidah (PPL Desa Topang) dan Dian Adriani, S.P (Pendamping BP) dan anggota Brigade Pangan Makmur.

Sebelum kegiatan pelatihan brigade pangan di lakukan, acara ini dibuka terlebih dahulu oleh bapak kepala Desa Topang, beliau mendukung akan kegiatan peningkatan Produktivitas tanaman padi Desa Topang, dengan harapan agar kegiatan ini tidak hanya berjalan sesuai instruksi oleh pemerintah, akan tetapi diharapkan adanya demplot percontohan budidaya tanaman padi  yang baik dan benar  yang dapat membuktikan kepada masyarakat petani padi, bahwasannya kegiatan penanaman padi di Desa Topang dapat dilakukan 2 kali musim tanam dalam setahun. Keberhasilan budidaya padi yang dilakukan 2 kali musim tanam dalam setahun tentunya juga dengan memperhatikan berbagai factor kondisi dilapangan, baik itu dalam segi social budaya, iklim dan cuaca, Hama dan penyakit tanaman, sumber air, Drainase, Tanggul, Pintu air, Jalan usaha tani dan lain sebagainya yang juga sebagai penunjang dalam keberhasilan budiaya tanaman padi. Untuk itu harapannya program brigade pangan yang ada saat ini tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil produksi tanaman padi, nilai keuntungan yang didapatkan oleh Brigade, teknologi yang digunakan, akan tetapi juga dapat melihat berbagai persoalan yang ada dilapangan saat ini.

Setelah kegiatan pembukaan dibuka secara resmi oleh kepala Desa Topang, maka acara selanjutnya dilakukan dengan kegiatan pelatihan oleh peserta Bimteks bersama dengan Narasumber dalam mengisi kegiatan Bimtek. Dalam setiap materi yang disajikan berfokus dalam manajemen dan pengelolaan ALSINTAN, pertanian berkelanjutan dan juga Rencana tindak lanjut  kegiatan Brigade Pangan Makmur. Acara ini juga dihadiri oleh manager  Brigade Pangan Buntal Jaya yaitu bapak Suluri sebagai narasumber sebagai motifasi dan semangat para anggota Brigade.

Brigade Pangan Makmur yang berlokai didesa Topang sudah mendapatkan bantuan ALSINTAN dari pemerintah yaitu berupa 1 unit Combine Harvester, 1 Unit Rotavator, 2 unit Pompa air, 2 Unit Handtraktor Roda 2,dan 1 unit Transpalenter. Kegiatan praktek dilpangan dengan membawa operator Rotavator dalam praktek penggunaan ALSINTAN yang digunakan sebagai pembajak sawah.

Sebagai bahan tambahan, dengan adanya program Brigade Pangan yang ada saat ini sebagai penunjang petani dalam mendapatkan berbagai manfaat dari pemerintah dalam membantu usaha budidaya padi, karena dengan adanya program yang sedang berjalan saat ini, pemerintah menjadi lebih perhatian kepada kebutuhan petani dilahan sawah. Harapannya program ini dapat terus berjalan dengan memperhatikan berbagai persoalan yang ada dilapangan, sehingga bisa mewujudkan swasembada Pangan di Negara Indonesia, yang dapat mensejahterakan petani dan juga masyarakat pada umumnya. Ucapan terimakasih diucapkan kepada bapak Presiden Prabowo, Bapak menteri pertanian dan seluruh jajaran yang berkecimpung dalam keberhasilannya program Brigade Pangan.