Loading...

biopori dan manfaatnya

biopori dan manfaatnya
oleh : noris sinora, s. p. “selama ini keanekaragaman hayati yang dijaga seperti harimau yang akan punah atau jenis satwa lainnya yang mulai langka, tetapi fauna tanah jarang dijaga kelangsungan hidupnya,” (kamir penemu dan pelopor lbr dari ipb). tanpa disadari memang kita semua hampir melupakan fauna tanah yang tidak menutup kemungkinan suatu saat akan mengalami kepunahan. salah atu cara menjaga kelangsungan hidup fauna tanah adalah dengan membuat biopori. mungkin sebagian masyarakat belum begitu familiar dengan istilah biopori namu dikalangan lain sudah banyak diperkenakan istilah biopori ini salahsatunya adalah di dunia pertanian. biopori adalah teknologi alternatif dan sederhana untuk penyerapan air hujan selain dengan sumur resapan. biopori adalah lubang yang berbentuk silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah dan didalamnya terbentuk lubang-lubang kecil yang terbentuk karena aktivitas organisme. istilah lain untuk biopori adalah istana cacing, walaupun sebenarnya penghuni biopori bukan hanya cacing. selain untuk resapan air, biopori juga berguna sebagai pengolah sampah rumah tangga yang dapat diterapkan di lahan pemukiman perkotaan yg sempit. pembuatan biopori tidak memerlukan lahan yang luas sehingga bisa dibuat pada rumah dengan haaman terbatas.biopori dibuat dengan ukuran diameter hanya sekitar 10 cm. bahkan bisa dilakukan di bangunan-bangunan modern yang halamannya telah di beton atau di semen. meski pun harus dilakukan pembatan lubang pada lahan yang telah di beton tersebut, manfaat yang diapat akan lebih banyak salah satuna mencegah banjir, memperbanyak cadangan air tanah, juga mengurangi sampah buangan. belakangan ini sampah adalah salah satu isu yang terus menadi fokus untuk dapat mengurangi dan mendaurulang. sampah yang paling yang datangnya dari sampah rumah tangga organik akan berbahaya jika dibuang ke tpa , ini berbahaya karena menghasilkan gas metana ke udara dan bahkan pernah meledakkan salah satu tpa di indonesia. biopori merupakan salah satu dari cara-cara lain yang juga efektif dalam mengurangi pembuangan sampah ke tpa. di dalam biopori, secara alami hidup berbagai jenis flora-fauna yg aktif dan selalu bekerja mencari makanan. bahan organis yang mereka makan akan berubah menjadi kompos. dengan bantuan mereka, kita bisa dengan mudah mengolah sampah organis kita sendiri di sekitar tempat tinggal kita, tanpa harus mengirimnya ke tps dan tpa. yang kita lakukan cukup dengan memasukan sampah organis kita ke lubang resapan biopori (yang juga bermanfaat sebagai makanan mereka). dengan demikian, biopori pun berfungsi mengatasi permasalahan sampah organis sejak di sumbernya. manfaat lain dari biopori adalah menyerap air hujan. jadi jika biopori ada dalam jumlah banyak, maka kemampuan dari sebidang tanah untuk meresap air akan semakin meningkat. meningkatnya kemampuan tanah dalam meresap air akan memperkecil peluang terjadinya aliran air di permukaan tanah. hasilnya akan dapat mengurangi bahaya banjir atau genangan. seperti yang kita ketahui genangan yang terlalu lama dan tidak mengering akan menjadi sarang nyamuk dan berbagai sumber bibit penyakit. satu lagi manfaat biopori adaah untuk menyuburkan tanah. didalam tanah yang mengandung banyak biopori menyehatkan tanaman. tanah yang banyak mengandung rongga akan membuat tanah menadi gembur dan menyimpan air dan udara dengan baik. pembatan biopori akan merangsag fauna di dalam tanah akan mencari makanan dan merubah sampah organik yang dibuang ke dalam lubang itu menjadi kompos. sampah-sampah organik dimasukkan kedalamnya untuk memancing binatang-binatang, semut, cacing atau rayap masuk dan membuat biopori berupa terowongan-terowongan kecil sehingga air cepat meresap.dengan cara itu sampah organik yang sering menimbulkan bau tak sedap akan habis dimakan “penghuni” lubang biopori. yang kemudian bermanfaat untuk menggemburkan tanah sekitarnya. bisa juga diambil dan dijadikan pupuk kompos untuk tanaman sekitar jika diperlukan.