KEDUKAAN TIDAK HARUS BERPANGKU TANGAN Merapi meletus dan menimbulkan banyak masalah, baik akibat langsung maupun akibat sampingannya. Korban jiwa dan harta benda tidak terelakkan. Bidang pertanian yang mengalami efek langsung seperti ternak yang mati, ikan yang matang dikolam, kebun salak yang hancur,dan berbagai kerusakan di radius berbahaya bencana Merapi. Kota Yogyakarta yang berada di selatan gunung Merapi pun tidak luput dari efek abu vulkanik. Pemerintah Provinsi DIY dalam waktu cepat telah melakukan koordinasi internal untuk menindaklanjuti akibat bencana merapi ini. Selain tindakan di bidang teknis seperti pembuatan barak pengungsian, penyaluran bantuan dll., Pemerintah Provinsi juga melakukan tindakan langsung dengan menerjunkan Pegawai Negeri Sipil untuk kerja bakti membersihkan jalan-jalan protokol di Yogyakarta pada hari Minggu 8 November 2010 dan 15 November 2010.Abu vulkanik yang berceceran dijalan sangat berbahaya bagi kesehatan pernafasan, dan berbahaya bagi pengendara kendaraan bermotor, terutama jika terjadi hujan. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi DIY dengan di pimpin Kepala Badan Ir. Asikin Chalifah ikut berperan aktif membersihkan sisa-sisa abu vulkanik di jalan-jalan protokol kota Yogyakarta .(yoes_bkpp_1110)