Loading...

BP4K KAB. SUKABUMI SELENGGARAKAN BIMTEK AGRIBISNIS, AGROFORESTRY, DAN MINAPOLITAN

BP4K KAB. SUKABUMI SELENGGARAKAN BIMTEK AGRIBISNIS, AGROFORESTRY, DAN MINAPOLITAN
Pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutananan saat ini dan ke depan menghadapi tantangan yang cukup kompleks. Tantangan tersebut antara lain : (1) Meningkatnya kebutuhan pangan seiring dengan semakin tingginya jumlah penduduk Indonesia, (2) Meningkatnya alih fungsi lahan pertanian produktif ke fungsi non pertanian, mendorong perlunya akselerasi peningkatan produktivitas pangan, (3) Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja di sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan karena rendahnya minat generasi muda untuk berusaha di sektor tersebut, (4) Terjadinya global warming yang menyebabkan pergeseran musim tanam dan serangan penyakit yang cukup tinggi, dan (5) Masih rendahnya kualitas SDM petani yang menyebabkan rendahnya tingkat adopsi teknologi baru. Tantangan-tantangan tersebut hanya dapat dihadapi apabila Penyuluh Pertanian, Penyuluh Perikanan, dan Penyuluh Kehutanan memiliki kualitas yang tinggi. Hal tersebut diantaranya dicirikan oleh : (1) Memiliki kemampuan teknis yang tinggi sesuai dengan kompetensi dan jabatannya, (2) Memiliki kemampuan komunikasi yang memadai, sehingga seorang Penyuluh dapat dengan mudah berinteraksi dengan pelaku utama dan pelaku usaha, (3) Memiliki kemampuan manajerial yang mencukupi, sehingga seorang Penyuluh dapat dengan mudah menyusun rencana penyuluhan, memilih metode penyuluhan, mengelola pengadministrasian, melaksanakan pengkoordinasian, dan disiplin dalam pelaporan. Khusus bagi Koordinator Penyuluh BP3K, selain harus memiliki kemampuan di atas, perlu juga memiliki pemahaman dan pengetahuan secara umum mengenai penyuluhan pertanian, penyuluhan perikanan, dan atau penyuluhan kehutanan di luar kompetensinya. Maksudnya, seorang Penyuluh Kehutanan yang mendapatkan tugas tambahan sebagai Koordinator Penyuluh BP3K haruslah memiliki pengetahuan dan wawasan tentang penyuluhan pertanian dan penyuluhan perikanan. Dengan demikian, seorang Koordinator Penyuluh BP3K dapat dengan mudah mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas para Penyuluh Lapangan di BP3K. Untuk itulah, BP4K Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan Bimtek Pengembangan Agribisnis, Agroforestry, dan Minapolitan bagi para Koordinator Penyuluh BP3K. Bimtek tersebut diarahkan pada peningkatan pemahaman Koordinator Penyuluh BP3K mengenai program-program dan mekanisme kerja penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan. Bimtek telah dilaksanakan pada hari Selasa dan Rabu, tanggal 22 dan 23 Mei 2012, bertempat di Hotel Selabintana Sukabumi. Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala BP4K Kabupaten Sukabumi, Ir. Abdul Kodir, M.Si, pada tanggal 22 Mei 2012, dan Kepala BP4K masih berkesempatan untuk menutup acara tersebut pada tanggal 23 Mei 2012. Narasumber Bimtek berasal dari internal BP4K, yaitu Penyuluh Kabupaten, dan eksternal BP4K, yaitu pejabat eselon III pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sukabumi dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi.