Loading...

BP4K Kabupaten Luwu Timur Gelar Kegiatan Temu Teknis Penyuluh Tingkat Kabupaten Tahun Anggaran 2013

BP4K Kabupaten Luwu Timur Gelar Kegiatan Temu Teknis Penyuluh Tingkat Kabupaten Tahun Anggaran 2013
Salah satu langkah yang ditempuh Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) dalam mencapai sinergitas menuju cita-cita pembangunan pertanian di Kabupaten Luwu Timur yakni dengan menggelar kegiatan teknis penyuluh pertanian. Penyuluhan ini diikuti pengurus kelompok tani, penyuluh pertanian, perikanan, kehutanan, petugas POPT, KTNA, dan SKPD terkait, berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Selasa 11 Juni kemarin. Menurut Serli Lino, selaku panitia penyelenggara, kegiatan temu teknis ini dilakukan untuk mengkoordinasikan dan menyusun rencana kerja penyuluhan pertanian, menyusun matriks pengawalan dan pendampingan rekomendasi teknologi serta mensosialisasikan lokasi kecamatan penerima kegiatan fasilitasi penyelenggaraan penyuluhan pertanian. Dijelaskan Serli, tersusunnya matriks pengawalan dan pendampingan teknologi spesifik lokasi di lokasi kecamatan dapat dijadikan dasar dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan sekaligus panduan pelaksanaan tugas dan bahan evaluasi kegiatan penyuluhan pertanian. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Bahri Suli saat membuka kegiatan tersebut mengatakan pencapaian target pembangunan pertanian, diperlukan pelaku utama dan pelaku usaha yang berkualitas, andal, serta berkemampuan manajerial, kewirausahaan, dan organisasi bisnis, sehingga mampu membangun usaha tani yang berdaya saing dan berkelanjutan. Maka dalam rangka percepatan pencapaian target pembangunan pertanian tersebut, diperlukan upaya khusus peningkatan kinerja penyuluh petanian melalui Temu Teknis penyuluh pertanian untuk melaksanakan kebijakan penyuluhan. Bahri menggambarkan, upaya yang telah dilakukan untuk mengintensifkan pembangunan pertanian telah memberikan dampak yang positif bagi kinerja pembangunan pertanian di Kabupaten Luwu Timur. Ini dilihat dari membaiknya hasil pertanian Tahun 2012 dibanding Tahun 2011, antara lain Produksi Padi meningkat 4,4 persen ton GKP dengan produktivitas dari 6,08 ton/hektare menjadi 6,77 ton/hektare. Kakao meningkat produksinya sebesar 0,02 persen, dengan produktivitas dari 590 Kg/Ha/Tahun menjadi 710 Kg/Hektar/Tahun, atau meningkat 20,34 persen. Produksi lada meningkat 280 ton (24,85 persen) dibanding Tahun 2011, dengan produktivitas meningkat dari 980 Kg/Ha/Thn menjadi 1070 Kg/Ha/Tahun atau sebesar 9,18 persen. Bahri berharap temu teknis penyuluh pertanian ini dapat dijadikan momentum untuk membahas dan menyatukan persepsi terhadap penyelenggaraan penyuluhan pertanian, pengawalan dan pendampingan penerapan teknologi dan merekomendasikan serta mencari solusi dari berbagai masalah yang timbul di tingkat lapangan Di Dokumentasikan Oleh : Admin Luwu Timur (Ahmad ReskiA.Md.Kom)