BP4K KABUPATEN PEKALONGAN SELENGGARAKAN PELATIHAN JAMUR TIRAM
Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 st1:*{behavior:url(#ieooui) } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} Kabupaten Pekalongan memiliki 7 (tujuh) kecamatan yang memiliki hutan yaitu Lebakbarang, Petungkriono, Kandangserang, Paninggaran, Kajen, Kesesi dan karanganyar. Kalau dilihat dari total wilayah sekitar 40 %, sehingga Kabupaten Pekalongan daerah yang potensi bagi pertumbuhan atau perkembangan ekonomi yang bersumber dari hutan. Sumber daya hutan mempunyai peran yang sangat penting yaitu berkaitan dengan penyediaan bahan baku industri, yang berarti memberikan kesempatan kerja dan sumber pendapatan. Dalam rangka pemberdayaan masyarakat sekitar hutan dilaksanakan Kegiatan pelatihan pembuatan jamur tiram. Kegiatan pelatihan ketrampilan masyarakat ini merupakan salah satu kegiatan dalam penyuluhan kehutanan yang dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat khususnya masyarakat sasaran penyuluhan kehutanan. Pelatihan ketrampilan masyarakat yang dilaksanakan di Kabupaten Pekalongan adalah pelatihan yang bersifat teknis yaitu pemanfaatan limbah hasil hutan untuk budidaya jamur tiram. Hal ini diambil sebagai materi pelatihan karena di Kabupaten Pekalongan ada 54 perusahaan penggergajian kayu yang menghasilkan serbuk gergaji yang cukup berlimpah. Serbuk ini bisa dimanfaatkan untuk media/ bahan baku usaha budidaya jamur tiram. Disamping itu hasil analisis usaha jamur tiram sangat menguntungkan. MAKSUD DAN TUJUAN : 1. Mampu menggali potensi yang dimiliki daerah secara mandiri; 2. Mampu mengembangkan potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan; 3. Mampu memecahkan masalah yang dihadapi. PELAKSANAAN PELATIHAN Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 21 s/d 23 Juni 2011 bertempat di Gedung Korpri Kabupaten Pekalongan dan Pelaksanaan Praktek di Kelompok Usaha Produktif Wana Karya, Desa Lemahabang Kecamatan Doro. Fasilitator atau nara sumber pelatihan ini adalah Kepala BP4K, Kasubid Kelembagaan, Penyuluh Pertanian, Penyuluh Kehutanan BP4K Kab. Pekalongan juga dari Dinas Kopersasi, UMKM, Industri dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan Peserta yang diundang untuk pelatihan ini adalah 30 orang petani yang ada di 13 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Peserta sangat antusias/ tertarik untuk mengikuti pelatihan ini, dan dapat memahami apa yang disampaikan oleh fasilitator/narasumber, Harapannya peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam hal pemanfaatan limbah hasil hutan(serbuk gergaji kayu) untuk budidaya jamur tiram. Materi yang dlatihkan adalah : - Kebijakan Pembangunan Kehutanan - Potensi dan Peluang Usaha jamur Tiram - Budidaya Jamur Tiram - Panen, Pasca panen dan Pemasarannya - Kemitraan dan Permodalan - Praktek lapangan