Loading...

BPP BONE RAYA BERSAMA DENGAN SMKN 1 BONERAYA MELAKUKAN KERJA SAMA DALAM PENGEMBANGAN TANAMAN CABAI RAWIT.

BPP BONE RAYA BERSAMA DENGAN SMKN 1 BONERAYA MELAKUKAN KERJA SAMA DALAM PENGEMBANGAN TANAMAN CABAI RAWIT.
Cabai rawit merupakan salah satu komoditas sayuran penting yang memiliki peluang binis prospektif. Produk ini akan tetap dikonsumsi sebagai bumbu masak dan bahan campuran pada berbagai industri pengolahan makanan dan minuman dan sebagai bahan baku pembuatan obat-obatan dan kosmetika. Manfaat yang cukup banyak ini semakin meningkatkan peran penting cabai rawit sebagai komoditas yang strategis dalam perekonomian nasional.Pembudidayaan tanaman cabai rawit dapat berhasil apabila dilakukan dengan perencanaan yang baik. Peningkatan produksi dan pendapatan dapat terwujud dengan penerapan teknik budidaya yang maju. Selain itu, pengamatan pasar yang baik dalam merencanakan usaha tani cabai rawit perlu mendapat perhatian yang mendasar, karena pasar sangat berpengaruh terhadap besarnya pendapatan usaha tani.Balai Penyuluhan Pertanian ( BPP ) Kecamatan Bone Raya pada tahun 2018 menadapatkan alokasi program pengembangan aneka cabai seluas 5 hektar dikelompoktani “ Damai “ Desa Tombulilato bersama dengan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri ( SMKN ) 1 Bone Raya melakukan kerja sama dalam pengembangan tanaman cabai rawit ini.Dalam kegiatan tersebut petani bekerja sambil belajar bersama dengan siswa tentang teknis budidaya cabai rawit meliputi persiapan lahan, pengolahan tanah menggunakan alsintan ( TR 4), teknik penyemaian, pembuatan bedengan menggunakan kultivator, penggunaan mulsa plastik hitam perak (MPHP), pemupukan berimbang, pengairan dengan irigasi perpipaan, identifikasi dan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) serta kegiatan pembinaan kelembagaan petani yang didampingi oleh penyuluh pertanian lapangan dan tenaga pendidik SMKN 1 Bone Raya.Hal tersebut diatas dimaksudkan agar kelompoktani sebagai penerima program dapat bersama-sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian dan SMKN 1 Bone Raya dalam melakukan kegiatan budidaya secara intensif dan berkesinambungan. Selain itu melalui kerjasama ini dapat dijadikan sebagai pedoman praktikum dan penelitian bagi siswa dalam penerapan teori dilapangan. Hal lain yang paling utama dan mendasar adalah kelompoktani sebagai sasaran utama kerjasama ini dapat ditingkatkan pengetahuan, keterampilan serta sikap sehingga produksi dan produktivitas cabai rawit dapat meningkat. Penulis : Agusliyanto Haleda, A.MdPenyuluh Pertanian Pelaksana Lanjutan