Loading...

Brigade Pangan Pesisir Jaya Laksanakan Pengolahan Lahan Sawah di MT III Tahun 2025

Brigade Pangan Pesisir Jaya Laksanakan Pengolahan Lahan Sawah di MT III Tahun 2025

Rangsang Pesisir – Brigade Pangan (BP) Pesisir Jaya Kecamatan Rangsang Pesisir melaksanakan kegiatan pengolahan lahan sawah sebagai tahapan awal budidaya padi pada Musim Tanam (MT) III Tahun 2025. Kegiatan ini dilakukan secara terencana dan didampingi oleh penyuluh pertanian guna memastikan kesiapan lahan sebelum tanam.

Pelaksanaan pengolahan lahan diawali dengan pembersihan sisa tanaman dan gulma, dilanjutkan dengan olah tanah pertama (pembajakan) untuk membalik tanah dan mempercepat proses pelapukan bahan organik. Tahapan berikutnya adalah olah tanah kedua (penggarua) yang bertujuan menghancurkan bongkahan tanah, meratakan permukaan sawah, serta menciptakan lapisan olah yang lebih halus dan homogen. Pada tahap akhir dilakukan perataan lahan (leveling) untuk memastikan distribusi air yang merata saat fase pertumbuhan tanaman padi.

Secara ilmiah, pengolahan tanah sawah memiliki peranan penting dalam menciptakan kondisi fisik, kimia, dan biologi tanah yang optimal. Pembajakan dan penggaruan mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan porositas dan aerasi tanah, serta memperbaiki kemampuan tanah dalam menyimpan air. Proses ini juga membantu meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah yang berperan dalam dekomposisi bahan organik dan pelepasan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Selain itu, pengolahan tanah yang baik dapat menekan pertumbuhan gulma dan mengurangi populasi awal organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang berada di dalam tanah. Dengan berkurangnya kompetisi gulma dan tekanan OPT, tanaman padi memiliki peluang tumbuh lebih seragam dan sehat sejak awal pertanaman.

Brigade Pangan Pesisir Jaya yang beranggotakan 15 orang dan diketuai oleh Hasanudin melaksanakan kegiatan ini sebagai bagian dari usaha budidaya padi pada MT III Tahun 2025. Kegiatan pengolahan lahan tersebut didampingi oleh penyuluh pendamping Rahmadia, SP, yang memberikan arahan teknis agar setiap tahapan olah tanah dilakukan sesuai kaidah budidaya yang dianjurkan.

Melalui kegiatan ini, penyuluh juga mengimbau kepada petani lainnya di Kecamatan Rangsang Pesisir untuk melaksanakan pengolahan lahan secara optimal dan tepat waktu. Olah tanah yang baik merupakan investasi awal yang menentukan keberhasilan pertanaman, efisiensi penggunaan input, serta peningkatan produktivitas padi secara berkelanjutan.