BUDI DAYA JAGUNG MANIS DI KELOMPOK TANI KARYA ABADI DESA LANGKAT
Langkat, senin 14 Oktober 2024 Petani Kelompok Tani Karya abadi telah melaksanaan budidaya tanaman jagung di lahan sawah seluas 1 Ha. mas Imen selaku petani jagung berharap dengan adanya budidaya jagung manis ini dapat menigkatkan ketahanan pangan dan khususnya di desa langkat, target beliau di saat akhir tahun bisa panen dan permintaan konsumen cukup besar. Budidaya jagung manis dapat dilakukan dengan mengikuti beberapa langkah berikut: Persiapan lahan Lahan yang digunakan untuk menanam jagung manis dapat berupa lahan baru atau bekas sawah. Jika menggunakan lahan bekas sawah, pastikan lahan sudah bersih dari kotoran dan gulma, serta tidak tergenang air. Pemilihan bibit Pilih bibit jagung yang berkualitas unggul dan tahan terhadap hama, penyakit, dan kondisi lingkungan setempat. Penanaman Buat lubang tanam dengan kedalaman 2–3 cm dan jarak tanam 60–75 cm. Masukkan 2 biji jagung ke dalam setiap lubang, lalu tutup dengan tanah. Siram secukupnya agar kelembapan tanah terjaga. Pemeliharaan Jagung manis perlu dirawat dengan baik agar pertumbuhannya optimal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah: Membersihkan rumput liar dan gulma Memupuk secara rutin, misalnya setelah tanaman berusia dua bulan, lebih dari 21 hari, dan sekitar 30–40 hari Menjaga kelembapan tanah, terutama saat musim kemarau Pemanenan Jagung manis dapat dipanen saat tanaman berusia 65–75 hari. Untuk menghasilkan panen yang maksimal, sebaiknya panen jagung muda terlebih dahulu, yaitu jagung yang berada di bagian paling pangkal.