Loading...

BUDIDAYA JAGUNG DI LAHAN GAMBUT

BUDIDAYA JAGUNG DI LAHAN GAMBUT
Bengkalis – Sabtu (19/04/2025), Jagung adalah tanaman serealia yang berasal dari benua Amerika, tepatnya dari negara Meksiko. Tanaman ini merupakan salah satu jenis tanaman rumput-rumputan dengan tipe biji monokotil. Di Indonesia, jagung digunakan untuk pakan ternak, serta bahan dasar industri makanan dan minuman, tepung, minyak, dan lain-lain. Tanaman jagung mulai digencarkan untuk ditanam dalam rangka swasembada pangan di Indonesia (Wulandari dan Lalu. 2019). Benih: Varietas Bisma (komposit) Pengolahan tanah: Secara TOT menggunakan herbisida. Penanaman: Secara tugal, jarak tanam 70 cm antar barisan dan 40 cm dalam barisan, benih ditempatkan di atas pupuk tadi dan ditimbun. Tata air: Dibuat sistem drainase yang lancar dan tinggi air tanah diupayakan 30-50 cm di bawah permukaan tanah. Pemupukan Urea 200 kg/ha. SP36 150 kg/ha. KCl 150 kg/ha. Turisi 5 kg/ha. ZnSO4 5 kg/ha. Pupuk kandang 100 kg/ha. Dolomit 1000 kg/ha. Seluruh pupuk dan kapur dicampur merata kemudian diperam + 21 hari. Pupuk yang telah diinkubasi diberikan pada lubang tanam dengan cangkul. 50% pada saat tanam, selanjutnya diberikan bertahap masing-masing 25% pada umur 4 dan 6 minggu. Pengendalian Hama dan Penyakit Perlakuan benih dengan Ridomil 150 g/ha untuk pencegahan penyakit bulai dan Curater 5 kg/ha pada lubang tanam untuk mencegah serangan hama serangga. Untuk pengendalian gulma bisa dilakukan secara manual atau menggunakan herbisida (racun rumput dari golongan Glifosat/Polaris).