BUDIDAYA JAMBU BIJI KRISTAL (Pengairan dan Pengendalian OPT: Lalat Buah)
1. Pengairan Pengairan merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memberikan air sesuai dengan kebutuhan tanaman/sesuai fase pertumbuhan. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengairan adalah sebagai berikut: a. Lakukan pengairan/penyiraman secara rutin dengan melihat kondisi tanaman dan tanah; b. Alirkan air ke setiap individu tanaman atau dengan mengalirkan air ke parit-parit antara bedengan tanaman; c. Hentikan penyiraman bila tanah telah cukup basah/lembab. 2. Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Pengendalian organisme penggangu tanaman (OPT) merupakan rangkaian kegiatan untuk mengendalikan hama/penyakit dan gulma agar tanaman tumbuh optimal, produksi tinggi, dan mutu buah baik. Beberapa hama dan penyakit penting yang menyerang pertanaman jambu kristal adalah sebagai berikut: HAMA Lalat buah (Dacus Dorsalis Hendel dan Dacus Pedestris Bezzi) Gejala serangan: - Lalat betina meletakkan telur dalam daging buah jambu biji pada saat jambu biji seukuran bola golf, kemudian telurnya menetas menjadi larva. - Larva ini mengerogoti daging buah dewasa/ hampir matang (masak), sehingga menyebabkan pembusukan buah. - Kadang-kadang penampilan buah dari luar tampak mulus, namun di dalamnya sudah membusuk dan penuh larva daro lalat buah. Pengendalian: - Cara non-kimiawi dengan membersihkan sisa-sisa tanaman atau daun-daun jambu biji yang luruh untuk segera di bakar. - Pembungkusan buah dengan menggunakan plastik Polyethylene. - Cara kimiawi dengan menggunakan perangkap umpan lalat seperti Metyl Eugenol yang dipasang dalam botol bekas air minum. - Beberapa merek dagang perangkap lalat buah ini adalah M. Atrakan dan Petrogenol. - Selain itu, dapat dikendalikan dengan insektisida Hosnathion 40 EC atau Gusadri 150 WSWC pada konsentrasi yang di anjurkan. Penulis: Mariati Tamba (Penyuluh Pertanian Pusat) Sumber: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian