Pinggir, April 2025 Kacang Panjang adalah salah satu komoditi sayuran yang selalu dibudidayakan oleh Leni, petani sayur di desa Pinggir. Menurutnya, budidaya kacang sayur sangat menguntungkan apabila diusahakan dengan cara yang tepat. Adapun langkah yang dia terapkan dalam budidaya kacang sayur sebagai berikut: Persiapan Lahan Pengolahan tanah dengan menggunakan hand traktor, setelah itu dibuat bedengan dengan lebar 70 – 80 cm, tinggi 20 – 30cm serta jarak antar bedeng 50 – 60 cm. Kemudian ditaburkan dolomit/kapur pertanian sebanyak 50 – 75 kilogram/400 m2 (bila ph tanah rendah ), selain dolomit pupuk kandang atau kompos adalah pupuk yang wajib digunakan, karena menurutnya tanah kita ini udah gersang, jadi pupuk kandang sangat diperlukan untuk menyuburkan kembali tanahnya. Setelah itu ditaburi pupuk dasar yang digunakan TSP, KCl serta ZA (2:1:1) dengan dosis 1 – 20 kilogram/400 m2. Pupuk dasar ditaburkan 10 – 15 hari sebelum tanam. Bedengan yang sudah ditaburi pupuk dan dilakukan penyiraman kemudian ditutup mulsa hitam perak, pemasangan mulsa sebaiknya dilakukan pada siang hari. Adapun kegunaan dari mulsa , untuk menjaga kelembaban tanah dan menekan perkembangan gulma. Penanaman benih Untuk benih yg biasa digunakan benih unggul Kanton Tavi produk dari panah merah, hasilnya bagus, kacangnya panjang, warnanya hijau cerah disukai pembeli dipasar. Untuk menanam benih kacang panjang, buat lubang tanam terlebih dulu dengan kedalaman 5 centimeter, setelah itu benamkan 2 biji kacang panjang secara langsung di bedengan. Pakai jarak tanam 40 x 60 cm antar lubang tanam Pemupukan Pemupukan susulan biasanya menggunakan pupuk npk mutiara dengan sistem dikocor Hama penyakit. Menurut Leni hama yang sering menyerang tanaman kacang adalah ulat yang merusak buah kacang untuk mengatasi hama ulat saya semprot dengan Regent jelasnya. Panen Kacang panjang bisa dipanen dikisaran umur 50 – 60 hari. Satu musim tanam lama panen 35 hari dengan rasio per ons benih menghasilkan 10 kg kacang sayur. Panen minimal 25 kali, maksimal 35 kali . Pemanenan dilaksanakan setiap hari atau 2 hari 1 kali. Menurut Leni berdasarkan pengalaman untuk mengukur gagal atau berhasilnya budidaya kacang panjang diukur dari jumlah benih yang ditanam dengan jumlah hasil panen. Untuk pemasaran sudah kontrak dengan pedagang dipasar sehingga tidak ada masalah dengan pamasaran hasil panen.