BUDIDAYA KELADI/TALAS POKTAN WIRA BIMA SEJAHTERA DESA BUMBUNG KECAMATAN BATHIN SOLAPAN
Bathin Solapan - Februari 2025, Poktan Wira Bima Sejahtera Desa Bumbung yang dipimpin oleh Bapak yang berdarah Batak ini yaitu Bapak J.G.M. Sinaga aktif dalam membudidayakan pergiliran Tanaman Pangan dilahan milik Dandim 0303 Wira Bima Kabupaten Bengkalis. Dilahan tersebut ditanami berbagai jenis tanaman pangan, holtikulra, perkebunan, perikanan dan lain-lain. Dibawah bimbingan dan binaan bapak-bapak TNI poktan Wira Bima Sejatera ini tetap eksis dalam melaksanakan teknis budidaya. Tanaman Keladi merupakan salah satu tanaman pangan yang diusahakan oleh poktan Wira Bima Sejahtera ini. Didalam melaksanakan Teknis Budidaya Keladi/Talas ini sebenarnya sanagatlah sederhana. Dimulai dari persiapan lahan yang merupakan faktor yang terpenting adalah tanah subur, gembur dan memiliki drainase yang baik. Keladi disebut juga dengan Talas dapat ditanam dengan berbagai cara, seperti menggunakan umbi, rhizome atau stek. Jarak Tanam tanaman talas tergantung jenis dan varietas kondisi lahan ada yang 70 x 70 cm, 75 x 75 cm dan jika ditanam didalam bedengan jarak antar barisan antara 1 s/d 1,2 m dan 45 cm dalam barisan. Sebelum dilakukan penanaman sebaiknya dilakukan pemupukan dasar dengan kompos terlebih dahulu. Perawatan Tanaman keladi terdiri dari penyiangan, penyiraman tanaman secara teratur tergantung kelembaban tanah dan musim kemarau. Pemupukan secara berkala dengan pupuk organik dan pupuk kimia/buatan. Pengendalian hama dilakukan secara berkala sesuai deadaan tanaman talas dan pemangkasan daun-daun yang kering atau layu unuk menjaga serangan hama dan penyakit serta kebersihan areal tanaman. Talas dapat dipanen setelah umur 7 – 12 bulan setelah tanam tergantung jenis dan varietas talas yang kita tanam, dengan cara melihat sampel tanaman yang tanam apakah sudah layak untuk dipanen sehingga kita dapat memperoleh hasil yang maksimal. Penanganan pasca panen talas mencakup berbagai tahapan setelah tanaman dipanen untuk menastikan kwalitas dan masa simpanumbi yang optimal yang meliputi penghumpulan, pembersihan, pengolongan, penyimpanan hingga pengolahanlebih lanjut. Dengan penanganan pasca panen yang baik, kwalitas umbi talas dapat terjaga dan masa simpannya menjadi lebih lama, sehingga meningkatkan nilai ekonomidan manfaatnya bagi petani dan konsumen. Penulis : Tengku Amirsyah, S.P (Penyuluh Pertanian Kec. Bathin Solapan Kab. Bengkalis Prov. Riau) Februari 2025