Margo Rejo, Kotabumi Utara 05 , Desember 2019. Kencur (Kaempfaria galangal L) adalah merupakan salah satu dari tanaman rempah dari suku temu temuan,dan merupakan temu kecil yang dapat tumbuh dengan baik di daerah dtaran rendah hingga pegunungan. Berikut cara-cara bertanam kencur di lahan sempit/ pekarangan : Persiapan Bibit Kencur Untuk mendapatkan tanaman kencur yang berkualitas baik, maka harus pula untuk memilih bibit kencur yang berkualitas pula.Untuk hal itu, kita sebaiknya menggunakan rimpang kencur yang telah memasuki umur sekitar 10 bulan, dan juga memiliki calon tunas (sebaiknya terdapat 2 buah calon tunas).Kemudian, rimpang tersebut dipersiapkan sesuai yang perlukan. Ketika telah mempersiapkan rimpang yang akan ditanam, bibit kencur tersebut ditaruh ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung dalam hitungan hingga beberapa hari kedepan hingga rimpang tersebut siap untuk tanam. Persiapan Waktu Tanam Sebelum menanam, sebaiknya menunggu saat awal musim hujan telah tiba, tujuannya adalah karena air hujan akan digunakan sebagai alat bantu dalam proses pertumbuhan tunas kencur. Untuk hal ini, bibit kencur dapat ditaruh di beberapa tempat seperti di lahan yang memiliki sinar matahari cukup atau didalam pot dan bukan di tempat yang mudah basah maupun tempat yang terbuka. Dalam hal ini rimpang akan tumbuh dalam waktu 1-2 minggu. Dalam pertumbuhan pertama, rimpang akan sangat membutuhkan tingkat kelembaban udara yang tinggi. Persiapan Lahan Tanah yang akan digunakan sebaiknya dibersihkan dari hama atau rerumputan yang terdapat di area yang akan digunakan. Kemudian, tanah tersebut di cangkul sebanyak 2 kali dengan kedalaman 30 cm. Kemudian, berilah jarak sekitar 2-3 meter antar petak, untuk panjang yang digunakan menyesuaikan dengan ukuran lahan yang akan digunakan untuk menanam. Buatlah bendengan disekitar tanah agar air dapat di kontrol tersebut sembari diiringi dengan memberi pupuk organik semacam kompos. Apabila ingin menggunakan polybag atau pot, persiapkanlah yang berukuran besar.Apabila telah siap, kemudian isikan media tanam yang berupa kombinasi dari tanah dan pupuk organik, atau dengan mengunakan tanah serta pasir dengan skala 4:1. Setelah diisi dengan media tanam, polybag atau pot kemudian ditaruh menuju tempat yang teduh.Tunggulah hingga sekitar 1 atau 2 minggu untuk menunggu kondisi tanah yang digunakan stabil. Jarak Antar Tanaman Dan Teknik Penanaman Agar dapat terlihat menarik, rapi, dan teratur. Tanaman sebaiknya diatur dengan jarak pemisah antar yang satu dengan yang lain dengan jarak 80 x 40 cm apabila ingin dipanen pada usia tua. Dalam satu media tanam sebaiknya ditanami sebanyak 2 biji rimpang kencur Untuk penanaman, sebaiknya dibuat lubang tanam sedalam 5-7 cm dan kemudian ditanam dengan tunas yang mengahap ke arah matahari. Perlu diperhatikan, apabila terdapat kesalahan dalam menaruh kencur (terbalik, atau dsb) akan mengakibatkan pertumbuhan kencur tersebut terganggu. Teknik Penyiangan Untuk menghasilkan tanaman yang baik dan berkualitas, maka sebaiknya diperlukan beberapa teknik untuk memelihara agar tanaman tersebut memiliki standar yang baik. Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam cara menanam kencur adalah sebagai berikut. Lakukan pada minggu ke 2-4 setelah melakukan penanam, atau dapat tergantung dari keadaan tanaman kencur itu sendiri. Selain itu dapat selama 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore hari. Hal ini perlu dilakukan ketika tidak hujan. Kemudian, apabila terdapat gulma atau hama yang tumbuh disekitar tanaman kencur sebaiknya dibersihkan dengan cara dicabut. Apabila menggunakan cangkul, sebaik memperhatikan posisi dari inti tanaman agar tidak terkena cangkul. Bersihkan tanaman dari hama dan gulma secara hati-hati agar rimpang kencur yang ditanam tidak rusak dan siap untuk dipanen. Mulching: Proses menutupi tanah dengan mengunakan jerami atau ampas tebu.( dalam budidaya kali ini menggunakan cangkang tandan sawit. Pemupukan Pada proses ini, pertama kali pemupukan sebaiknya dilakukan setelah kencur telah memiliki daun tumbuh sempurna, atau dalam waktu 4 minggu dengan menggunakan pupuk kompos. Proses kedua pemupukan kemudian akan dilakukan setelah memasuki usia 3 bulan dengan pupuk yang sama dengan sebelumnya. Penggemburan Untuk melakukan penggemburan, sebaik dilakukan secara bersamaan dengan proses pemupukan yang kedua atau pada usia tanaman telah mencapai 3 bulan. Pencegahan Penyakit Rata-rata, tanaman akan diserang oleh hama ulat pemakan daun. Tetapi hal ini dapat dikendalikan dengan membuang hama tersebut secara manual. Yaitu mengambil kencur yang terserang hama dan kemudian membuangnya. Hal ini disebabkan oleh ulat Karana Diocles dan juga ulat Uda Pesfolus yang memakan daun kencur dengan cara menggerogotinya. Tetapi perlu diperhatikan pula apabila hama sudah sangat banyak, ada baiknya juga apabila membasminya dengan menggunakan insektisida dengan jenis Nogos 50 EC. Gunakan sesuai ancuran pemakaian dan dosis yang sudah ditentukan. Proses Panen Kencur Setelah melewati masa-masa sulit dalam menanam kencur, saatnya yang paling ditunggu telah tiba. Yaitu adalah proses pemanenan dari tanaman itu sendiri. Tanda-tanda saat yang tepat untuk melakukan pemanenan adalah dengan cara memperhatikan pada bagian daun kencur yang telah mulai mengering dan menghadap ke tanah. Hal ini mulai akan terlihat ketika usia dari tanaman kencur berumur 9-12 bulan.( Suwarti,S.PKP PPL Margorejo KUPT Dinas Pertanian Kec.Kotabumi Utara)