Loading...

Budidaya Labu Madu / Pumpkins Butternut (Curcubita moschata) Di Pekarangan Rumah

Budidaya Labu Madu / Pumpkins Butternut (Curcubita moschata)  Di Pekarangan Rumah
Simpang Mesuji, kecintaan terhadap hal-hal baru mendorong salah satu petani yang tergabung dalam kelompok tani Bloko Suto Desa Simpang Mesuji Kecamatan Simpang Pematang Kabupatrn Mesuji bapak Alvis, 34 th, untuk mengembangkan labu madu atau pumkins butternut di pekarangan rumah. Dengan semangat dan rasa percaya diri yang tinggi dan dengan modal yang terbatas membuatnya nekad menanam tanaman ini dipekarangan rumah. Sistem budidaya labu madu di pekarangan ini tidak terlalu sulit, dengan membuat bedengan-bedengan sederhana dengan disemen misalnya sebagai media penanaman dan membuat para-para dari bambu sebagai lanjarannya, sehingga tanaman dapat merambat dan buah dapat bergelantungan diatasnya. Kelebihan labu madu adalah kandungan serat yang tinggi, anti oksidan tinggi, Betakaroten Vitamin A, dan Vitamin B kompleks Dan cocok untuk MPASI. Tingkat kemanisannya akan lebih tinggi jika sudah disimpan selama 2 bulan. Tehnik budidaya labu madu di pekarangan antara lain : Persemaian Benih dibeli dari toko pertanian yang menyediakan benih labu madu, pilih yang berkualitas dilihat dari perusahaan benih, label, tanggal kadaluarsa dan vigor benih Persemaian dilakukan dengan melakukan perendaman benih atau seed treatment dengan cara rendam-jemur-rendam-jemur-rendam-tiriskan-tanam. Pada benih-benih berkualitas biasanya benih sudah dicampur dengan desinfektan, tetapi jika belum benih diberi mipcinta agar saat dipersemaian benih tidak dimakan hama. Media persemaian cukup tanah saja atau percampuran tanah dengan pasir tanpa diberi pupuk kandang, media bisa di polybag, bak persemaian, potry, daun pisang dan lain-lain Persiapan media tanam Pada budidaya labu madu di pekarangan ini untuk media tanam dapat disesuaikan dengan budget dan selera masing-masing petani. Jika petani ingin memperindah pekarangan rumahnya dan terlihat rapih dibuat guludan dengan disemen dengan ukuran 1 m x 4 m Tinggi 30 sampai 50 cmn Untuk panjang menyesuaikan atau dengan menggunakan ban-ban bekas, dan lain-lain sesuai kreatifitas masing-masing. Guludan diisi dengan campuran tanah:pupuk kandang:pasir dengan perbandingan 1:2:1 artinya diperbanyak pupuk kandangnya. Dengan lebar guludan 1 meter ini bisa ditanam 2 tanaman berhadapan. Penanaman Bibit berumur 2-3 minggu atau tinggi tanaman 7-10 cm atau sudah berdaun 4 bibit sudah siap pindah tanam. Buat lubang pada guludan media tanam yang sudah disiapkan dengan jarak tanam 1 m x 2 m atau 75 cm x 2 m sehingga pada guludan yang dibuat dengan lebar 1 m bisa 2 tanaman sedangkan jarak antar guludan 3 meter. Pilih bibit yang pertumbuhannya bagus, daun berwarna hijau sempurna, tidak ada busuk batang, dan tanaman terlihat sehat. Beri furadan di sekitar akan jarak 2 cm dari lobang tanam. Perawatan dan pemeliharaan Pada tanaman labu madu ini tidak banyak dilakukan perawatan sebab pupuk kandang yang diberikan sudah cukup untuk memenuhi pertumbuhan tanaman hanya saja untuk mendong pembuahan perlu ditambahkan TSP dan KCl pada umur tanaman 1 bulan dengan dosis 15-20 gr per tanaman. Untuk hama tanaman labu yang banyak adalah lalat buah, untuk mengatasinya bisa dengan chemis dan mekanis. Chemis dengan petrogenol dan mekanis dengan membungkus buahenggunakan fruit crop. Penyiraman dilakukan 2 kali sehari mengingat labu madu ini ditanam pada masa akhir musim penghujan sebab labu madu ini tidak tahan dengan jumlah air hujan yang berlebihan. Panen Labu madu yang sudah siap panen berwarna kuning pekat kecoklatan dan kulit buahnya keras tangkai buah sudah hampir mengering dan ciri lainnya pada unjung buahnya sudah sedikit datar Labu dipanen dengan cara dipotong bagian tangkai buahnya. Berat rata-rata labu madu yang siap panen paling rendah 1,5 kg ini untuk grade A dengan harga rata-rata per kg mencapai 20.000 di tingkat petani.