Loading...

BUDIDAYA MINAPADI DENGAN SISTEM TAJARWO

BUDIDAYA MINAPADI  DENGAN SISTEM TAJARWO
BUDIDAYA MINAPADI DENGAN SISTEM TAJARWO Minapadi merupakan usaha tani terpadu antara padi dan ikan. Jenis usaha ini sebenarnya sudah lama dilakukan oleh petani,namun perkembangannya mengalami pasang surut. Di wilayah kabupaten Sleman usaha minapadi sudah mulai menampakkan perkembangan yang menggembirakan , antara lain di wilayah Kecamatan Seyegan, Ngemplak, Cangkringan dan Godean, khususnya pada saat ketersediaan air cukup. Khusus untuk kecamatan Godean budidaya minapadi di lakukan oleh kelompok tani Sido Rukun Jetis Prenggan, Sidokarto, Godean. Dengan varietas padi Ciherang dan jenis ikan Nila serta sistem tanam tajarwo 4 : 1.Minapadi adalah suatu bentuk sistem usaha tani dalam bidang pertanian padi sawah dan budidaya ikan air tawar. Minapadi terdiri dari dua kata, yaitu “mina” yang berarti ikan dan “padi”, yang diartikan sebagai gabungan budidaya ikan dengan minapadi. Minapadi merupakan gabungan (combined farming) antara dua budidaya tanaman padi sawah dengan budidaya ikan. Minapadi dapat juga disebut sebagai sistem tumpang sari seperti pada tanaman budidaya pada umumnya. Berdasarkan pengalaman petani yang menerapkan mina padi, bahwa petani tidak perlu melakukan penyiangan gulma, menekan serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) padi dan dapat mengurangi biaya pakan ikan. Seiring dengan berkembangnya cara tanam jajar legowo yang saat ini merupakan komponen teknologi yang dianjurkan, maka minapadi dimasa mendatang akan menjadi usahatani terpadu yang potensial untuk dikembangkan secara komersial. Dengan penerapan minapadi petani akan mendapat keuntungan ganda yaitu memanen padi dan ikan. Minapadi dengan menerapkan sistem tanam jajar legowo dapat meningkatkan produksi padi mencapai 10-20%.Tujuan dari minapadi untuk :? Optimalisasi lahan sawah? Meningkatkan produtivitas padi? Efisiensi penggunaan produksi? Menekan serangan hama dan penyakit padi? Memproduksi ikan (bibit/konsumsi)? Mengurangi biaya ikan? Meningkatkan pendapatan usahatani Persyaratan umum lahan minapadi :? Lahan sawah dekat sumber air? Sumber air tidak tercemar? Lokasi bebas banjir? Lahan sawah mudah dilakukan pengeringan? Varietas padi tahan terhadap genangan air? Jenis ikan yang ditebar disukai masyarakat dan bibit mudah diperoleh? Masa pemeliharaan ikan maksimum 10 hari Keuntungan dan kelebihan dari penerapan sistem budidaya minapadi diantaranya : Biaya produksi rendah, dengan sistem minapadi biaya bisa ditekan hingga 50%, Hemat biaya dan waktu penyiangan rumput padi, hama tanaman padi berkurang, padi yang dihasilkan adalah padi organik yang lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida kimia, hemat biaya pupuk, dan meningkatkan pendapatan petani, karena panen padi dan ikan. Persiapan lahan untuk mina padi , lahan diolah/dibajak kemudian digaru,biar mengendap, pembuatan saluran/caren keliling lahan dan pembuatan pintu masuk keluar air, tanan sistem tajarwo, pemupukan dasar dengan NPK dan urea, kedalaman kolam 70-80 hari. Pelaksanaan budidaya minapadi dengan pemupukan urea dan NPK 7 hst, bibit padi umur muda, tanam sistem tajarwo. Penebaran bibit ikan dan pemeliharaannya, diantaranya : bibit ikan ditebar setelah tanaman padi berumur 14 hari, untuk 1000 m2 lahan sawah diperlukan bibit ikan sebanyak 1200 – 1500 ekor bibit, pemeliharaan ikan meliputi pemberian pakan, pengelolaan air dan pengawasan, pemberian pakan pelet ikan dilakukan 2 kali sehari pagi dan sore, ketinggian air dan pintu keluar air dipasang saringan, jangan menyemprot tanman padi dengan pestisida kimia. Dalam sistem minapadi jumlah rumpun padi 20 % lebih sedikit dari dari budidaya padi pada umumnya, tetapi produksi gabah yang tinggi. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat………. Oleh : Utami, SP (THL TBPP UPT BP4 Wilayah II Godean)