Loading...

Budidaya Okra dalam Pot/Polybag

Budidaya Okra dalam Pot/Polybag
Pendahuluan Okra merupakan sejenis tanaman berbunga yang hampir semua bagian tanamannya dapat dimanfaatkan. Namun bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah buah mudanya sebagai bahan sayuran dan olahan makanan lainnya. Dalam 100 g buah muda terkandung 90 g air, 2 g protein, 7 g karbohidrat, 1 g serat, 70-90 mg kalcium dengan total energi sebesar 145 kJ. Selain sebagai bahan sayuran, tanaman okra juga bisa dimanfaatkan sebagai tanaman hias, dikarena penampakan tanamannya yang mempunyai nilai estika yang tinggi. Di Kepulauan Bangka Belitung tanaman okra belum terlalu popular namun beberapa petani maupun ibu rumah tangga perkotaan sudah mulai membudidayakannya dengan cara ditanam dilahan pekarangan rumah dengan menggunakan pot atau polybag. Secara umum, ada dua jenis okra yang banyak di kenal di Indonesia yaitu okra hijau dan okra merah. Buah okra muda mengandung protein, lemak, karbohidrat dan kalori. Didalam buah okra muda mengandung lendir yang membungkus biji dan kulit buah. Syarat Tumbuh Tanaman okra dapat tumbuh dengan baik didataran rendah sampai dataran tinggi pada hampir semua jenis tanah terutama pada tanah berpasir dengan pengairan yang baik, dan pH tanah antara 6.5-7.5. Tanaman okra membutuhkan sinar matahari secara penuh dan menghendaki curah hujan sedang. Selain ditanam di tanah secara langsung okra juga dapat dibudidayakan di dalam pot/polybag. Media Tanam Media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1. Penanaman menggunakan polybag dengan ukuran 40 x 40 cm. Penanaman Benih okra dapat diperoleh dari buah okra yang sudah tua dan kering. Penanaman Okra dalam pot atau polybag dalam jumlah yang terbatas tidak memerlukan persemaian. Untuk mempercepat proses perkecambahan benih okra, sebelum ditanam benih okra direndam dalam air hangat selama 4-6 jam, pilih benih yang tenggelam untuk ditanam. Penanaman benih okra dilakukan dengan cara membuat lubang tanam sedalam 3 cm, kemudian tanam 1-2 benih dalam satu pot/polybag dan tutup dengan tanah. Pemeliharaan Kegiatan pemeliharaan tanaman okra meliputi kegiatan penyiraman, penyiangan, pemupukan, pemasangan ajir, dan pengendalian hama penyakit. Penyiraman dilakukan sehari 2 kali pada pagi dan sore hari. Penyiraman ini diusahakan rutin dan jangan sampai kondisi tanah terjadi kekeringan. Pemupukan pertama dilberikan 14 HST, dengan urea 10 gr/polybag dan KCL 10 gr/polybag. Pemupukan susulan diberikan urea 10 gr/polybag setelah tanaman berumur tiga minggu dan enam minggu. Pemupukan juga bisa menggunakan pupuk NPK dengan takaran 1-2 sendok makan diberikan satu bulan sekali. Untuk kegiatan penyiangan dilakukan dengan cara mencabut gulma secara manual yang tumbuh di dalam pot/polybag. Hama yang sering menyerang tanaman okra adalah belalang, ulat, hama penggorok buah/batang, dan nematoda. Sedangkan penyakit yang sering menyerang adalah Cercospora blight, embun tepung, busuk buah, fusarium wilt dan virus kuning. Pengendalian hama penyakit pada tanaman okra dalam jumlah terbatas dapat dilakukan dengan eradikasi yaitu membuang bagian tanaman yang terkena penyakit dan membuang hama yang ada di tanaman okra. Kegiatan pemasangan ajir berfungsi untuk menahan tanaman okra agar tidak rebah. Ajir ini bisa dari bambu yang ditancapkan di dekat batang okra atau dibuat pagar melingkar sekeliling polybag. Panen dan Pasca Panen Tanaman okra dapat dipanen buahnya pada umur 60-70 setelah tanam atau 10 hari setelah tanaman tersebut berbunga. Panen dapat dilakukan setiap 2-3 hari sekali, dan dapat berlangsung hingga 2-3 bulan sejak panen pertama tergantung pada kondisi tanaman dan pemeliharaan tanaman. Buah okra untuk sayur atau lalapan sebaiknya dipanen ketika masih muda yaitu buah okra berukuran panjang 5-10 cm. Buah yang dipanen terlalu tua, akan mengurangi citarasa dan lebih keras.. Buah okra untuk dijadikan benih dapat dipanen saat buah sudah tua dengan cara diambil polongnya, yang ditandai dengan polong sudah berwarna coklat, mengering, terkadang polong telah retak dan biji berwarna coklat. Polong dikeringkan di bawah sinar matahari selama ±3 hari, atau kadar air biji mencapai 5-8 %. Buka polong yang sudah kering, keluarkan biji yang ada didalamnya, bersihkan dari kotoran dan benih siap dikemas. Khasiat Tanaman Okra Tanaman okra dipercaya mempunyai beberapa khasiat diantaranya : Dapat membantu mencegah sembelit Membantu menurunkan berat badan Menjaga kesehatan mata dan kulit Mencegah kanker rongga mulut Resiko catat pada janin Membantu menjaga sistem kekebalan tubuh Memperkuat tulang dan gigi Menurunkan kolesterol mengurangi resiko penyakit jantung Membantu proses pencernaan