Padi gogo merupakan varietas padi yang dibudidayakan pada kondisi lahan kering dengan sistem tadah hujan. Budidaya padi gogo memerlukan pengelolaan tanah dan air yang berbeda dengan padi sawah.
Syarat Tumbuh:
- Curah hujan 1.500-2.000 mm per tahun.
- Tekstur tanah ringan hingga sedang.
- Kemiringan lahan < 15% untuk mencegah erosi.
Pengolahan Tanah:
- Lakukan pembajakan ringan dan penyiangan gulma.
- Tambahkan pupuk organik 3-5 ton/ha untuk perbaikan struktur tanah.
Penanaman:
- Sistem tanam tugal dengan jarak 25 x 25 cm.
- Gunakan benih unggul seperti Inpago 8, Inpago 12, atau Situ Patenggang.
Pemupukan:
- Dasar: Pupuk organik.
- Lanjutan: Pupuk berimbang sesuai rekomendasi spesifik lokasi.
Pengendalian Hama dan Penyakit:
- Hama: Wereng, tikus, ulat daun.
- Penyakit: Blast (Pyricularia oryzae).
- Kendalikan dengan metode PHT.
Kesimpulan:
Budidaya padi gogo dapat menjadi alternatif pengembangan padi pada wilayah dengan keterbatasan pengairan.
Padi gogo merupakan varietas padi yang dibudidayakan pada kondisi lahan kering dengan sistem tadah hujan. Budidaya padi gogo memerlukan pengelolaan tanah dan air yang berbeda dengan padi sawah.
Syarat Tumbuh:
- Curah hujan 1.500-2.000 mm per tahun.
- Tekstur tanah ringan hingga sedang.
- Kemiringan lahan < 15% untuk mencegah erosi.
Pengolahan Tanah:
- Lakukan pembajakan ringan dan penyiangan gulma.
- Tambahkan pupuk organik 3-5 ton/ha untuk perbaikan struktur tanah.
Penanaman:
- Sistem tanam tugal dengan jarak 25 x 25 cm.
- Gunakan benih unggul seperti Inpago 8, Inpago 12, atau Situ Patenggang.
Pemupukan:
- Dasar: Pupuk organik.
- Lanjutan: Pupuk berimbang sesuai rekomendasi spesifik lokasi.
Pengendalian Hama dan Penyakit:
- Hama: Wereng, tikus, ulat daun.
- Penyakit: Blast (Pyricularia oryzae).
- Kendalikan dengan metode PHT.
Kesimpulan:
Budidaya padi gogo dapat menjadi alternatif pengembangan padi pada wilayah dengan keterbatasan pengairan.