Budidaya Padi Gogo Penanaman padi gogo Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan lahan kering . Padi gogo umumnya tumbuh pada lahan kering pada ketinggian diatas 700MDPL Pengolahan lahan Sebelum pengolahn tanah lahan dibersihkan dulu dari tumbuhan yang tumbuh disekitar lahan yang akan ditanami. Setelah lahan dibersihkan maka pengolahan tanah dilakukan. Biasanya pengolahan tanah dilakukan setelah hujan turun sebaiknya dilakukan 2 kali olah tanah. Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan menggunakan cangkul dengan kedalaman 30 cm. Bagian bawah tanah dibalik agar unsur hara bisa diserap oleh padi gogo. Persiapan benih Setelah pengolahan lahan lalu dilakukan persiapan benih. Benih diseleksi dari unggul lokal bebas dari organisme penggangu tanam. Setelah dilakukan seleksi benih maka perlu direndam dengan insektisida agar bebas dari gangguan hama. Pertanaman Pertanaman dilakukan pada saat hujan sudah turun dengan cara menugal dan memperhatikan tanam. Jumlah beni 5-10 butir/lubang tanam. Jarak antar lubang tanam 30cmx 20cm atau 25cmx25 cm tergantung kondisi kesuburan tanah. Penyiangan Umur padi gogo dilakukan penyiangan setelah 30HST. Penyiangan dapat dilakukan menggunakan cangkul, guris dan alat penyiangan lainnya . Penyiangan ini berguna agar pertumbuhan padi gogo tidak terganggu oleh gulma. Pemupukan Pemberian pupuk disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan ketersediaan hara dalam tanah. waktu pemupukan pertama adalah 10-15 hst dengan jenis dan takaran pupuk yang diberikan adalah 200 kg Urea, 100 kg SP 36, dan 100 kg KCl/ha dan pemupukan kedua atau susulan pupuk urea diberikan Pemeliharaan Padi gogo secara kontiniu dilakukan pemeliharaan karena indentik dengan cepatnya pertumbuhan gulma . Pengendalian gulma dapat juga dilakukan dengan menggunakan herbisida khusus padi gogo. Setelah pengendalian gulma dilakukan maka pupuk susulan kedua diberikan sesuai pertumbuhan padi gogo menggunakan pupuk 100 kg SP 36, dan 100 kg KCl/h. Panen dan Pasca panen Panen dapat dilakukan jika dari 95 % gabah telah menguning. Panen dilakukan pada umur 110 – 130 hari tergantung pada varietas yang di tanam. Untuk padi lokal bisa mencapai 150-180 hari. Pemanenan padi biasanya dilakukan dengan sistem sabit dan dirontok menggunakan alat panen manual lalu hasil panen dapat langsung dibawa kerumah.