Kurangnya bahan organik tanah dari 2 % menyebabkan perlu adanya budidaya dengan cara yang rama lingkungan,bukan berarti tanpa menggunakan pupuk maupun obat-obatan ,hanya saja disini sifatnya pencegahan serta penggunaaanya disesuaikan dengan kebutuhan tanaman (tepat waktu ,sasaran,dosis dll).LANGKAH BUDIDAYA :• Pengadaan Benih : penggunaan benih biasanya menggunakan benih yang sudah disemaikan dulu ditempat lain. Dalam hal ini termasuk perlakuan benih dengan uji bernas.• Pengolahan lahan : Tujuan untuk sirkulasi udara dalam tanah,Sebarkan pupuk organik terlebih dahulu 1 s/d 3 ton / Ha, 14 Hari lakukan bajak ke II,dan ratakan tanah dengasn garu,sehingga perkembangan biota tanah baik,dan menjamin perakaran tanaman yang sempurna.• Tanam : umur bibit 18 s/d 20 hari,jumlah benih pertancap 2-3,kedalaman tancap 2-3 cm,Pola tanam Jarwo.Pengairan : • Pengairan : Dilakukan berselang fase tanam sampai anakan,4 hari basah 3 hari kering fase pembentukan malai sampai pengisian biji (50-58 hari setelah tanam ),10- 15 hari sebelum panen sawah dikeringkan.• Pemupukan : Pemupukan pada dasarnya menambah unsur hara tanah,pupuk kompos digunakan sebagai pupuk dasar dengan dosis 2-5 ton/ ha disebar nmerata 11 minggu sebelum tanam pada saat menggaru, pemupukan susulan pertama dilakukan pada umur 20-25 HST dengan menggunakan NPk,pemupukan susulan ke Ii umur 45-50 HST dengan dosis 50 kg urea/ha.membantu pertumbuhan generatif.• Pengendalian hama Penyakit : Pengendalian sejak di persemaian dengan pesnab dan agen hayati untuk mencegah dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit.Tahapan diatas sudah diterapkan di Poktan sido makmur V Desa Segunung kecamatan dlanggu yang dalam hal ini pada musim tanam sekarang juga memperoleh bantuan benih bantuandari Dinas Pertanian ,dengan harapan semoga hasil panen bagus sehingga petani sejahtera.