Budidaya Padi Tugal Bukuanin Desa Mawangi Kec.Padang Batung Kab.hss Kalsel
Petani di Bukuanin Desa Mawangi Kec.Padang Batung masih mengandalkan dengan cara tradisional dalam menanam padi dengan cara tugal melalui budaya Gotong Royong yang masih kental di Masyarakat (Baarian,Bahasa Banjar) adapun padi yang ditanam dengan varitas lokal seperti duyung,badagai,carnik dan padi ketan khas gunung. Budaya baarian tersebut sudah mengakar dimasyarakat sehingga terjalin rasa kebersamaan di sesama petani terutama ketika saatnya minum dan makan bersama di lahan pertanian ,kalau dilihat kontur tanah atau lokasi pertanian masyarakat bervariasi ada yang datar ,tebing bahkan lering yang cukup miring sehingga dengan kearipan merika budidaya padi tugal bisa ditanam dan menghasilkan sesuai harapan yang diinginkan petani. walau dengan cara pemupukan yang sederhana sesuai anjuran yang disampaikan penyuluh pertanian yang bertugas disana sehingga pertumbuhan bisa maksimal sebagai mana diharapkan petani. Padi tugal (gogo) yang dihasilkan petani kalau dikembangkan secara intensif sangat disukai konsumen dikernakan rasanya pulen dan harum sehingga banyak disukai pasar,yang saat ini banyak pengumpul padi petani dari varitas gogo maupun padi gunung. Penulis : H.Kandi Sukandi. SP (BPP Padang Batung ) Penyuluh Pertanian Wilbin.Desa Kaliring ,Padang Batung,Batu Bini dan Mawangi Kecamatan Padang Batung Kab.HSS Prof.Kalimantan Selatan