Budidaya Pepaya California bisa dilakukan di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter dari permukaan laut. Pepaya California akan tumbuh optimal pada ketinggian lahan berkisar antara 50-700 meter dpl. Pepaya California menghendaki curah hujan sekitar 1.000-2.000 mm per tahun yang merata sepanjang tahun. Drainase tanah harus diperhatikan, drainase tanah yang baiksangat dibutuhkan dalam budidaya papaya california. Jika ada genangan air akan menyebabkan busuk akar pada tanaman papaya california. Tanaman papaya California ini menghendaki tanah yang gembur dengan porositas yang baik dan juga pH tanah sekitar 5-7.Pepaya California dan semua jenis papaya merupakan tanaman perdu yang bisa tumbuh hingga 3 meter. Batang pepaya berongga, jaringannya lunak dan berair. Tanaman ini mempunyai akar tunggang dan akar samping yang lunak. Pertumbuhan akar dangkal dan agak lemah. Berdasarkan sifat bunga, dikenal pohon pepaya jantan, pohon betina dan pohon sempurna. Pohon pepaya jantan tidak akan menghasilkan buah, sedangkan pohon pepaya betina akan menghasilkan buah yang membulat, daging buahnya tipis. Buah pepaya yang dikehendaki dengan bentuk memanjang dihasilkan dari pohon pepaya sempurna.Dalam melakukan budidaya papaya California ada beberapa tahap, anatara lain yaitu : 1. Tahap Pemilihan bibitBibit yang siap dipindahkan ke lahan tebuka adalah bibit yang telah berumur 2-2,5 bulan sejak disemaikan. Bibit yang baik adalah bibit yang tidak cacat, batang yang kokoh dan daun yang berwarna hijau segar. 2. Pengolahan tanahPengolahan lahan untuk budidaya pepaya di lahan tegalan atau hamparan non terasering. Pertama-tama, lahan dicangkul atau dibajak untuk menggemburkan tanah. Kemudian buat bedengan dengan lebar 2-3 meter, panjangnya menyesuaikan bentuk lahan dan tinggi 20-30 cm. Jarak antar bedengan selebar 50 cm. Jarak tanam budidaya pepaya hendaknya disesuaikan dengan luas tanam. Berikut ketentuannya:¢ Budidaya pepaya ¢ Budidaya pepaya 1-5 Ha jarak tanamnya 2×2,5 meter¢ Budidaya pepaya >1 Ha jarak tanamnya 3×3 meter. 3. Pembuatan Lubang TanamBuatlah lubang tanam sesuai dengan jarak tanam, ukuran lubang tanam 50x50x40 cm. Sebaiknya pembuatan lubang tanam tidak di musim hujan. Ketika menggali lubang tanam, pisahkan tanah bagian atas dengan tanah bagian bawah. Biarkan lubang tersebut terbuka selama 1-2 minggu.Kemudian campurkan pupuk dasar berupa kompos atau pupuk kandang yang telah matang dengan tanah bagian atas. Dosis pupuk sebanyak 20 kg per lubang tanam. Kemudian masukkan terlebih dahulu tanah bagian bawah kedalam lubang tanam, selanjutnya masukkan tanah bagian atas. Biarkan kembali lubang tanam yang telah tertutup selama 1-2 minggu.Sebagai catatan, untuk tanah yang memiliki pH dibawah 5 netralkan dengan kapur atau dolomit. Dosis pemberian kapur sebanyak 1-2 ton per hektar atau 1 kg per lubang tanam. Pemberian dolomit setidaknya 2 minggu sebelum tanam. 4. Pemeliharan TanamanTahap pemeliharaan yaitu penjarangan dan penyulaman, Perempalan/ pemangkasan. Penjarangan dan penyulaman ini harus dilakukan, gulma-gulma yang menggangu tanaman juga harus dibersihkan yang ada disekeliling tanaman. Bila bibit mati juga harus segera dicabut dan diganti dengan bibit yang baru dan yang bagus. Penyiangan dilakukan dengan membuang tunas yang ada dibatang utama sehingga buah bisa besar dan manis. Setiap sebulan sekali tanah disekitar tanaman juga harus dilakukan pembalikan dan penggemburan tanah agar tetap lunak sehingga tanaman benar-benar kuat. 5. PemupukanPemupukan dimulai 2 minggu setelah bibit dipindahkan. Pemupukan diberikan dengan cara menggali parit melingkari tanaman pepaya. Kedalaman parit kurang lebih 5-10 cm, campuran pupuk diletakkan pada parit tersebut.1) Pemupukan Pertama: Pemupukan Tanaman Umur 2 Minggu untuk per pohonnya yaitu pupuk Urea dengan dosis 30 gr, Za dengan dosis 40 gr, SP-36 dengan dosis 40 gr, Kcl dengan dosis 20 gr. 2) Pemupukan Kedua: Pemupukan Umur 1 Bulan untuk per pohonnya yaitu pupuk Urea dengan dosis 40 gr, Za dengan dosis 70 gr, SP-36 dengan dosis 70 gr, Kcl dengan dosis 30 gr. 3) Pemupukan Ketiga: Pemupukan Umur 4 Bulan untuk per pohonnya yaitu pupuk Urea dengan dosis 45 gr, Za dengan dosis 80 gr, SP-36 dengan dosis 80 gr, Kcl dengan dosis 60 gr. 4) Pemupukan Selanjutnya Setiap Satu Bulan untuk per pohonnya yaitu pupuk Urea dengan dosis 50 gr, Za dengan dosis 90 gr, SP-36 dengan dosis 90 gr, Kcl dengan dosis 70 gr. 5) Pemupukan Keempat: Pemupukan Umur 6 Bulan untuk per pohonnya yaitu pupuk Urea dengan dosis 50 gr, Za dengan dosis 90 gr, SP-36 dengan dosis 90 gr, Kcl dengan dosis 75 gr. 6. Penyiraman Tanaman Pepaya California memerlukan cukup air tetapi jangan sampai tergenang. Oleh karena itu, pengairan dan pembuangan air sangat perlu dieprhatikan. Pada daerah bertanah liat dan sering turun hujan, perlu dibuatkan parit-parit. Pada musim kemarau, tanaman Pepaya California harus sering disirami. 7. PemanenanPepaya dapat dipanen setelah tanaman berumur 7,5 bulan. Buah pepaya yang siap dipetik ditandai dengan warna kulit buah mulai menguning. Tetapi masih banyak juga para petani yang memetiknya pada waktu buah belum terlalu matang. Panen dilakukan setiap 4 hari sekali. (Penulis: Endah Sulastri Wulandari, S.P)