Loading...

Budidaya Pertanaman Jagung

Budidaya Pertanaman Jagung
Berikut adalah langkah-langkah budidaya jagung: 1. Persiapan Lahan: Pengolahan Tanah: Lahan perlu diolah agar gembur dan siap ditanami. Proses ini meliputi pembajakan, penggaruan, dan pembuatan bedengan. Penyiangan Gulma: Gulma dapat mengganggu pertumbuhan jagung, sehingga perlu disiangi sebelum dan setelah tanam. Pembuatan Lubang Tanam: Lubang tanam dibuat dengan jarak yang sesuai untuk setiap varietas jagung. 2. Pemilihan Benih: Varietas Unggul: Pilih varietas jagung yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan memiliki potensi hasil tinggi. Kualitas Benih: Benih harus berkualitas baik, sehat, dan daya tumbuhnya tinggi. 3. Penanaman: Cara Tanam: Benih ditanam pada lubang tanam dengan kedalaman yang tepat. Jarak Tanam: Jarak tanam disesuaikan dengan varietas jagung dan kondisi lahan. 4. Pemeliharaan: Pemupukan: Berikan pupuk sesuai kebutuhan tanaman pada fase pertumbuhan tertentu. Penyiraman: Lakukan penyiraman secara teratur, terutama saat tanaman masih muda dan pada masa pembentukan bunga dan buah. Penyiangan: Lakukan penyiangan secara berkala untuk membersihkan gulma. Pengendalian Hama dan Penyakit: Lakukan pengamatan secara rutin dan lakukan pengendalian hama dan penyakit jika ditemukan gejala serangan. 5. Panen: Waktu Panen: Panen dilakukan saat tanaman jagung sudah masak fisiologis, ditandai dengan kondisi tongkol yang kering dan biji yang keras. Cara Panen: Panen dapat dilakukan dengan memetik tongkol jagung satu per satu. Pasca Panen: Lakukan pengeringan dan penyimpanan jagung yang benar agar kualitasnya tetap terjaga. Ditulis Oleh : Wahyuni Sukma Ningsih SP, Kartini Nababan, Novalina E Hutasoit