Loading...

BUDIDAYA SAYURAN HIDROPONIK BAGI PEMULA DENGAN WICK SYSTEM

BUDIDAYA SAYURAN  HIDROPONIK  BAGI PEMULA DENGAN WICK SYSTEM
Prinsip kerjanya yang sederhana ,menjadi daya tarik bagi para pemula yang ingin mencoba bertanam ala hidroponik.Sistem ini hanya membutuhkan sumbu sebagai reservoir yang menghubungkan antara nutrisi dan media tanam.Cara kerjanya mirip dengan prinsip kompor minyak,hanya memanfaatkan prinsip kapilaritas air.Nutrisi dapat sampai ke akar tanaman melalui perantara sumbu .Kemudian larutan nutrisi pupuk yang berada di bak penampungan disedot oleh akar tanaman yang berada pada posisi di atas dengan perantaraan sumbu atau kain.Dengan demikian media tanam akan terus menerus basah oleh air dan nutrisi yang diberikan di sekitar akar tanaman. Kelebihan sistem sumbu ini antara lain biaya lebih murah,instalasi mudah dibuat,mudah pemeliharaannya,tidak membutuhkan listrik .Tapi untuk skala besar,sistem ini memiliki beberapa kekurangan antara lain memerlukan larutan yang banyak sehingga berat,adanya kemungkinan akar menggantung atau tidak melekat di sumbu,nutrisi dan oksigen kurang tercampur dengan baik sehingga cenderung mengendap di dasar karena kondisi air pasif (tidak adanya pergerakan),pada penanaman skala besar diperlukan aerator untuk memasok oksigen dan menyatukan nutrisi. Tanaman yang dapat di tanam dengan metode ini antara lain,sawi,selada, pakcoy,bayam,kangkung,tomat,cabai, dan paprika.Penanaman pada instalasi botol mineral hanya mampu menampung satu tanaman saja.Pertumbuhan tanaman yang menggunakan sistem ini cenderung lebih lambat dibandingkan dengan tehnik hidroponik lainnya.Hal ini dikarenakan penyaluran nutrisi relatif lebih sedikit karena melewati perantara/sumbu. Perakitan instalasi wick system merupakan yang paling mudah dalam pembuatannya karena dapat dibuat sendiri tanpa perlu membeli instalasi jadi.Selain itu biaya pembuatannya juga murah karena dapat memanfaatkan barang barang yang sudah tidak terpakai.Dalam skala kecil penggunaan sistem ini juga hemat tanpa tenaga listrik sehingga mudah diaplikasikan.Seperti saya telah saya terapkan ,saya menggunakan botol plastik,boks buah,toples yang sudah tidak terpakai lagi. Adapun proses dalah tahapan perakitan instalasi.Sebagai contoh kita bisa belajar mulai dari menggunakan botol mineral bekas 1,5 liter.Caranya 1.Potong botol menjadi dua bagian.Bagian atas botol yang berbentuk corong dipakai sebagai wadah untuk menanam.Bagian bawah dipakai untuk menampung air nutrisi.Jangan lupa untuk mempercantik dan menghindari lumut botol di cat terlebih dahulu. 2.Biarkan tutup botol tetap terpasang.Buat lubang dibagian tengahnya dan sisi botolnya untuk memasukkan kain flanel. 3.Potong kain flanel, lalu sisipkan flanel kebagian lubang yang dibuat.Kit atau instalasi siap digunakan. Jika ingin menggunakan boks bekas buah,maka pertama kali tutup bagian atas di lubangi,bisa menggunakan kaleng dencis atau susu yang sudah ditajamkan.lalu bagian bawah boks dilapisi plastik hitam yang banyak dijual di toko bangunan.lalu kit atau instalasi boks sdh bisa digunakan. Tahapan tahapan menanam secara hidroponik ada tiga yaitu penyemaian,penanaman, panen dan pengemasan.PenyemaianPenyemaian adalah proses paling awal dan vital dalam teknik penanaman secara hidroponik.Penyemaian bisa langsung di semai di rockwooll atau juga di arang sekam atau jenis media lainnya.Untuk penyemaian dengan rockwooll ,terlebih dahulu rockwool dipotong dengan ukuran 1,5 X 3 cm atau disesuaikan dengan ukuran lubang tray.Lalu basahi rockwool dengan air biasa,pastikan rockwool benar benar basah.Setelah itu benamkan biji sedalam ± 1-2mm.masukkan rockwool yang sudah disemai biji kedalam tray atau nampan.Tutup dengan plastik hitam dan letakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari. Untuk penyemaian menggunakan arang sekam, biji langsung ditebar secara teratur di atas arang sekam yang sudah basah.Setelah 24 jam monitoring kondisi semaian, jika biji sudah pecah atau sprout semaian dapat dipindah ke tempat pembibitan yang terkena sinar matahari,agar terhindar dari etiolasi.Selama masa penyemaian kondisi rockwool atau arang sekam harus di jaga jangan sampai kekeringan.Sampai bibit siap di pindahkan.Lamanya waktu persemaian untuk jenis sayuran berbeda.Dapat di lihat pada tabel di bawah iniJenis sayuran Usia PersemaianBayam Hijau 11 hariBayam Merah 14 hariCaysin 12 hariKangkung 6 hariKailan 14 hariPakcoy green 12 hariSelada Keriting 14 hari Bibit yang sudah siap tanam (umur 10-14 hari,jumlah daun 3-4) dipindahkan ke dalam net pot atau cup plastik yang sudah di kasih sumbu.lalu masukkan cup atau netpot ke lubang tanam yang ada di instalasi boks,yang berjarak 10-15 cm antar lubang tanam. dan isi boks dengan nutrisi sebanyak 3 liter .Sedangkan penanaman pada instalasi botol mineral 1,5 liter,caranya rockwool yang sudah ada semaian dimasukkan ke dalam potongan botol bagian atas,dan tuangkan larutan nutrisi ke potongan botol bagian bawah.Pemberian nutrisi awal menggunakan pupuk AB mix dengan perbandingan untuk 1 liter air ditambahkan larutan nutrisi siap pakai ( 5ml A dan 5 ml) .Lalu letakkan instalasi pada tempat yang terkena sinar matahari.Setelah umur 14 hari setelah pindah tanam,larutan nutrisi siap pakai diberikan kembali dengan perbandingan 1 liter air di tambah 10 ml A dan 10 ml B.Kontrol terus nutrisi sampai panen.Jika perlu penambahan nutrisi sekali lagi maka perbandingannya tetap 1 liter air ditambah 10 ml A dan 10 ml B larutan nutrisi siap pakai .. 2. Siapkan net pot atau gelas plastik yang sdh terpasang sumbu.dan masukkan arang sekam yang sdh terlebih dahulu di basahi dengan air.Setelah itu pindahkan semaian yang sudah siap ke dalam net pot atau gelas plastik tadi.lalu masukkan ke dalam lubang tanam yang sudah dibuat. 3.Letakkan boks yang sdh diisi tanaman pada tempat yang beratap atau di dalam green house. Lamanya waktu di penanaman berbeda beda.Namun tabel di bawah ini tidak mutlak,tergantung kondisi cuaca dan nutrisi yang diberikan.Jenis sayuran Usia PersemaianBayam Hijau 14 hariBayam Merah 17 hariCaysin 17 hariKangkung 14 hariKailan 21 hariPakcoy green 19 hariSelada Keriting 25 hari 3.Panen dan Pengemasan Waktu panen yang baik dilakukan pada pagi hari.Apabila dilakukan pada saat cuaca sudah panas,maka setelah panen,sayuran dimasukkan dahulu ke dalam cool storage pada temperatur 10 C selama 1,5 – 2 jam untuk menghilangkan panas lingkungan ,baru kemudian diproses untuk di kemas. Oleh: Putri Indah Hayati,S.TP (Penyuluh Pertanian Kel. Penyengat Rendah) Sumber : PROGRAM CAPACITY BUILDING TH 2001 PERSONAL MASTERY PEMBEKALAN MASA PERSIAPAN PENSIUNPENERBIT : PT PLN (PERSERO) UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN JAKARTAPENULIS : Ir.Agung Wahyudi MODUL PELATIHAN SISTEM PENANAMAN HIDROPONIKPENERBIT : JirifarmPENULIS :Ir.Jimmy Halim