Budidaya sistem Hidroponik adalah sebuah metode menanam tumbuhan yang menjadikan air sebagai media tanamnya. Pengertiannya yang lain ialah menanan tanaman yang tidak memakai media tanah sebagai pertumumbuhan tanamannya. Simpelnya hidroponik adalah sebuah cara budidaya tanaman memakai air yang ditamabah dengan nutrisi. Dengan metode ini bisa untuk mempermudah dan mengendalikan pencahayaan dan hama.Budidaya tanaman dengan cara hidroponik sangat ramah dengan lingkungan, sebab tidak perlu herbsida atau petisida yang dari bahan kimia. Dengan metode ini juga tidak perlu terlalu banyak air seperti bercocok tanam dengan media tanah. Dengan memakai metode menanam hidroponik tidak memerlukan penyiraman pada tanamannya. Hal itu menjadikan sayuran yang diproduksi menjadi lebih sehat dan aman. Meskipun tidak perlu tanah untuk medianya, metode ini tentunya tidak hanya perlu air saja, tapi perlu juga adanya zat sebagai pendukung untuk pertumbuhan tanaman.Mungkin untuk sebgaian orang menanam dengan cara hidroponik ini terdengar masih asing. Saat ini, untuk perkembangan dari metode hidroponik sendiri sudah mulai berkembang. Banyak komunitas atau grup di daerah yang mengadakan pelatihan cara menanam dengan metode hidroponik.Ada 6 macam sistem bercocok tanam hidroponik yang dikenal sa’at ini, yakni sistem sumbu (wick system), irigasi (drip system), pasang surut (ebb & flow), NFT (nutrient film technique), rakit apung (water culture), dan aeroponik. Dalam tulisan yang saya buat, saya ingin mengulas tentang sistem budidaya hidroponik yang sederhana dengan menggunakan box. Sistem budidaya hidroponik sederhana ini memiliki kemiripan dengan sistem rakit apung, sistem budidaya hidroponik sederhana cukup menggunakan bahan-bahan yang sangat sederhana namun hasilnya tak kalah dengan sistem yang lain. Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain:1. Papan.2. Plastik/terpal plastik.3. Paku. 4. Tali Bendrat.5. Gelas plastik bekas minuman.6. Busa bekas.Cara Membuat:1. Buat kotak terbuka dari papan tersebut dengan ukuran sesuai selera kita.2. Di dalam kotak tersebut pasanglah Plastik/terpal plastik untuk menampung air.3. Pasang tali bendrat membentuk segi empat yang gunanya untuk menahan gelas plastik agar tetap bisa berdiri.4. Isi gelas plastik tersebut dengan busa.5. Masukkan bibit tanaman ke sela-sela busa yang ada digelas plastik,selanjutnya masukkan gelas tersebut di kotak-kotak yang di rakit dari tali bendrat tadi.5.Taruhlah box papan tersebut ditempat yang mendapat sinar matahari agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.6. Berilah nutrisi/pupuk untuk tanaman tersebut melalui air yang ada di box tersebut agar tanaman tumbuh dengan baik,Kelebihan Sistem Box Sederhana:1.Biaya pembuatan yang murah dikarenakan bentuknya sangat sederhana.2.Bahan yang diperlukan untuk pembuatan mudah dicari dari lingkungan sekitar.3.Perawatannya tidak merepotkan.4.Tidak bergantung pada kondisi kestabilan berikut ketersediaan listrik, sehingga Anda bisa lebih hemat pengeluaran.5.Lebih hemat air dan nutrisi.6. Mudah cara membuat box nya.7.Box bisa dipindah-pindah sesuai keinginan kita.8. Mudah dalam pengendalian hama dan penyakit. 9.Harga sayuran lebih mahal bila dibandingkan dengan hasil budidaya biasa. (Yoyok Suroso, SP. M.Si. penyuluh Pertanian Muda)