Loading...

Budidaya SRI Sistem TABELA Menggunakan Bumbung atau Tabung

Budidaya SRI Sistem TABELA Menggunakan Bumbung atau Tabung
Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} table.MsoTableGrid {mso-style-name:"Table Grid"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-priority:59; mso-style-unhide:no; border:solid windowtext 1.0pt; mso-border-alt:solid windowtext .5pt; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-border-insideh:.5pt solid windowtext; mso-border-insidev:.5pt solid windowtext; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;} Mengingat pentingnya manajemen akar pada budidaya SRI, maka salah satu pengembangan teknologi digunakan TABELA dengan Bumbung atau Tabung. Pengembangan Tabela dengan bumbung dimaksudkan untuk melindungi biji kecambah sampai tumbuh langsung di pertanaman. Bumbung yang digunakan berasal dari gelas air mineral, bambu atau paralon dengan ukuran 0,75 inch, panjang 7 cm, atas bawah berlubang. Bagian tengah bumbung diberi keratan atau lubang untuk menyalurkan kelebihan air bila terendam atau kehujanan. Jumlah bumbung yang digunakan tergantung pada jarak tanam yang diterapkan (termasuk cadangan untuk menyulam). Penanaman bumbung dilaksanakan pada sudut perempatan hasil garitan atau garisan lahan. Kedalaman relatif, asal dapat berdiri tegak dengan lubang tengah bumbung tidak terbenam. Untuk mencapai hal tersebut, maka lahan diupayakan dalam kondisi lembab, tidak lembek (Jawa : kekel, sekel). Kecambah biji yang akan dimasukkan ke dalam bumbung , akar pertama belum keluar. Pencabutan bumbung dilakukan pada usia kecambah tumbuh di bawah 10 hari,dan biasanya bibit sudah tumbuh di atas permukaan bumbung. Pencabutan pada saat ini ditujukan untuk mempercepat tumbuhnya anakan. Apabila pencabutan lebih dari 10 hari, maka pembentukan anak pertama terlambat. Tujuan Tabela Bumbung adalah mencegah biji diserang tikus, burung, keong mas, hewan piaran lainnya pada tahap tumbuh serta mencegah biji atau bibit yang tumbuh terbawa banjir atau terendam air. Keuntungan Tabela menggunakan Bumbung adalah penanaman biji tidak memerlukan ketrampilan yang khusus, hasil penanaman dangkal sesuai persyaratan SRI dan tidak memerlukan persemaian sehingga lebih mudah dan murah. Adapun kelemahan Tabela menggunakan Bumbung adalah adanya tambahan tenaga untuk pemasangan dan pencabutan bumbung dalam jumlah yang besar rata-rata setiap karung berisi 1000 bumbung, memerlukan perawatan dan penyimpanan bumbung dan kadang ada biji yang tumbuhnya terbelakang hingga perlu secepatnya di sulam. Perbandingan Tabela Menggunakan Bumbung dengan Persemaian pada Budidaya SRI (Ha) Uraian Tabela Bumbung Persemaian Biaya Persemaian Rp. 200.000,- Biaya Pasang Bumbung dan Penaruhan Benih 10 HOK @ Rp. 30.000,- = Rp. 300.000,- - Biaya Pencabutan Bumbung 10 HOK @ Rp. 30.000,- = Rp. 300.000,- - Pembuatan Bumbung 63 karung @ Rp. 25.000,- = Rp. 1.575.000,- - Pembelian Bak/Tatakan - 70 baki @ Rp. 8.000,- = Rp. 560.000,- Biaya Tanam Bibit - 40 HOK @ Rp. 30.000,- = Rp. 1.200.000,- JUMLAH Rp. 2.175.000,- Rp. 1.960.000,- CATATAN : Bumbung Bambu Tahan 3 “ 4 tahun (By. Askh@.com)