Budidaya Tanaman Cengkeh Spesipik Lokasi
Cengkeh merupakan tanaman tahunan termasuk tanaman perkebunan. yang diambil tangkai bunga kering yang beraroma dan daunnya. Cengkeh cocok ditanam pada ketinggian tempat 200-300 mdpl, tetapi bisa tumbuh sampai ketinggian 900 mdpl dengan suhu optimal yang dibutuhkan 22-30 0C. Cengkeh menghendaki iklim yang panas dan lembab dengan musim kemarau relatife pendek, dengan bulan basah 9 bulan dan bulan kering 5 bulan, curah hujan 2.000-3.500 mm/tahun, pada daerah dengan curah hujan 2.000-3.000 mm/tahun kualitas bunga cengkeh akan lebih baik daripada daerah yang bercurah hujan lebih dari 3.000 mm/tahun. Cengkeh sangat peka terhadap angin kencang ini bisa dilihat dari cabang cengkeh yang terdekat dengan tanah sering pecah dan rebah bila tertiup angin kencang. Jenis tanah yang cocok adalah tanah yang gembur, banyak mengandung butiran pasir tidak retak bila tanah kering dan dapat meresap air. Cengkeh dapat tumbuh pada tahan vulkanik tua yang banyak mengandung humus berwarna coklat kehitam hitaman sampai hitam, dengan dengan pH 4.5-7. Lahan untuk pertanaman ialah lahan yang agak miring agar air dapat lepas dan tidak menggenang.
1. Persiapan lahan
Lahan harus dipersiapkan 6 bulan sebelum tanam. Dengan tahapan :
a. Pembersihan lahan dengan membuang dan membongkar tunggak, semak dan akar kayu yang dapat menyebabkan rayap atau jamur akar
b. Pengajiran dan pembuatan jarak tanam agar memudahkan perawatan dan pemertaan cahaya dan air. Biasanya jarak tanam cengkeh 8x8 m dan yang optimal biasanya 10x10 cm supaya tanaman cengkeh dapat tumbuh cepat.
c. Pembuatan Lubang tanam .
Pembuatan lubang tanam harus dibuat 3-6 bulan sebelum tanam biasanya sejak bulan juli sampai September dan ditutup pada bulan oktober dengan tujuan agar tanah gembur, memghilangkan senyawa senyawa beracun dan membunuh sumber penyakit. Ukuran lubang tanam 80x80x80 cm, 60x60x60 cm, 1x1x1 m. Pada 2 minggu sebelum tanam tanah diberi pupuk kadang 5-10 kg/pohon dicampur dengan tanah dan dolomit 150-200 gram dolomit. Untuk mengatur kelebihan air harus di buat drainase yang cukup.
2. Pembibitan
Pembibitan diawali dengan penyemaian sebelum dipindahkan kelapangan setelah jadi kecambah yang telah berumur 10-45 hari setelah smai., bisa dikakukan dengan dua cara yaitu :
a. Pembibitan dibedengan.
Bedengan dibuat setinggi 30-50 cm dari permukaan tanah, lebar 1,5-2 m, Tanah dibedengan dicampur pupuk kendang 20Kg/m2 kemudian disterilkan dengan pestisida. Penanaman benih dengan jarak 20x20 cm atau 20x25 cm untuk benih berumur satu tahun dan 30x30 cm untuk benih berumur 2 tahun.
b. Pembibitan dipolybag
Polybag yang digunakan berukuran 15x20 cm untuk benih berumur 1 tahin atau 20x25 cm untuk benih umur 2 tahun. Media yang digunakan tanah dan pupuk kendang dengan perbandingan 7:3 disterilkan dengan menggunakan pestisida selama 2 minggu kemudian masukan media ke polybag yang telah dilubangi dan disusun dengan jarak 20x25 cm atau 30x40 cm.
![]() |
Gambar. 1 Bibit cengkeh dalam polybag
3. Penanaman,
Penanaman dilaksanakan pada musim hujan, dilakukan pada pagi atau sore hari agar tanaman tidak layu. Penanaman dimulai dengan membuka kembali lubang tanam yang telah ditutup sebelumnya dan digali sesuai ukuran bungkus atau polybag, dibuka pelan pelan agar media beserta tanaman cengkehnya tidak pecah dan rusak., akar tanaman harus diperiksa sebelum tanam, akar tunggang yang terlalu Panjang harus dipotong hingga tinggal 25-30 cm, bibit dmasukan sampai leher akar kemudian ditimbun lagi dengan tanah dan disiram 5-10 liter/tanaman, polybag di buang agar tidak menjadi sarang anai anai. Bibit cengkeh dipindah ke kebun setelah berumur 1-2 tahun.
4. Pemeliharaan
Pemeliharaan pada tanaman cengkeh merupakan periode yang panjang selama tanaman yang diusahakan tersebut masih menguntungkan secara ekonomis. Saat tanaman berumur tanaman 1-4 tahun, merupakan masa kritis pertama dalam pertumbuhannya, sehingga perlu dilakukan pemeliharaan secra intensif yang meliputi :
a. Penyulaman
Penyulaman dilakukan pada tanaman yang mati atau pertumbuhannya kurang baik. Tanaman pengganti harus dari tanaman yang baik dan sehat dan sekurang kurangnya berumur 1-2 tahun, dilakukan hingga tanaman berumur 2 tahun. Penyulaman dapat pada saat musim hujan untuk menghindari kematian tanaman karena kekurangan air
b. Penyiraman
Pada masa awal pertumbuhan tanaman cengkeh memerlukan kondisi tanah yang lembab. Pada musim kemarau perlu dilakukan penyiraman setidaknya dilakukan minimal sehari sekali yang dilakukan pada sore hari agar keadaanya sejuk dan tidak akan terjadi penguapan yang banyak, sehingga air akan dapat diserap oleh akar dalam jumlah yang banyak. Pada tanaman dewasa penyiraman kurang diperlukan kecuali pada kondisi ektrim kering.
c. Penyiangan
Penyiangan dilakukan bila disekitar tanaman banyak rumput atau gulma, dilakukan agar tidak terjadi
d. Penggemburan tanah
Setelah tanaman berumur ± 3-4 bulan atau menjelang musim kemarau, tanah disekitar tanaman perlu digemburkan. Penggemburan bertujuan untuk memperbaiki struktr tanah dan terutama dilakukan pada tanah yang berat.
e. Pemupukan.
Pemupukan yang diberikan berupa pupuk kendang dengan dosis 30-60 kg/pohon dan pupuk anorganik yaitu NPK sebanyak 5 kg/pohon diaplikasikan 2,5 kg/pohon pada awal musim hujan dan 2,5 kg/pohon pada akhir musim hujan. Sedangkan kebutuhan urea sebanyak 2,5 kg/pohon, diaplikasina 1.25 Kg/pohon awal musim hujan dan 1.25 Kg/pohom diaplkasikan pada akhir musim hujan. Diberikan dengan cara membuat parit sejauh kanopi tanaman terluar.
![]() |
Gambar 2. Pemeliharaan tanaman cengkeh
5. Pengendalian hama dan penyakit
Sumber : Budidaya Tanaman Perkebunan, 2006
![]() |
Gambar 3. Panen cengkeh
6. Panen
Panen cengkeh yang diambil adalah bunganya, yang sudah benar benar matang petik yaitu saat bunga cengkeh berwarna pucat (hijau kekuningan) dan kepala bunga kelihatan penuh tetapi belum membuka. Waktu panen yang baik adalah sekitar 6 bulan setelah bakal bunga timbul. Waktu panen mempengaruhi terhadap rendemen dan mutu bunga cengkh serta minyak astirinya.
Bunga dalam satu tandan tidak matang bersamaan, Pemetikan cengkeh diambil tangkai bunganya kemudian dimasukan kedalam kantung kain atau keranjang yang telah disiapkan, Saat memetic cengkeh perlu menggunakan tangga.
Penulis : Fitria Nurlaela, SP (Penyuluh Pertanian Muda). PPL di BPP Cikelet, Kecamatan Cikelet, Dinas Pertanian Kabupaten Garut.
Sumber :
Anonim, 1981. Petunjuk Bercocok Tanaman Cengkeh. Kanisius Yogyakarta.
Ariyantoro, Hadi. 2006. Budidaya Tanaman perkebunan. PT. Citra Aji Parama. Yogyakarta.
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2007. Teknologi Unggulan Cengkeh Budidaya pendukung Varietas Unggul. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun). Bogor.