Hortikultura merupakan salah satu sub sektor pertanian yang potensial dan didorong untuk meningkatkan kesejahteraan petani bahkan ekonomi daerah. Sub sektor ini mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani dengan penyediaan gizi yang cukup dan akses terhadap produk pertanian berkualitas.
Berbagai jenis tanaman hortikultura dapat dibudidayakan dengan memanfaatkan pekarangan rumah, seperti yang dilakukan oleh Ramidi seorang Petani di Kelurahan Sindang Sari, Kec. Kotabumi, Kab. Lampung Utara. Beliau adalah petani cabai yang juga melakukan budidaya tanaman hortikultura lainnya seperti mentimun dan terung. Budidaya tanaman tersebut dilakukan oleh Ramidi secara bergantian setiap musim tanamnya, disesuaikan dengan permintaan dan harga jual yang dapat menguntungkan. Misalnya, saat menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri komoditas yang ditanam adalah cabai merah karena harganya akan naik akibat permintaan yang tinggi. Menurut Ramidi, tanaman hortikultura memiliki potensi yang baik untuk peningkatan pendapatan keluarga karena selain mudah dibudidayakan tanaman hortikultura juga memiliki masa tanam yang cepat serta permintaan pasar yang tinggi. Komoditas tersebut selalu dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk makanan segar maupun diolah menjadi berbagai produk lain.
Saat ini pemasaran produk hortikultura di pedesaan khususnya sayuran tidak hanya melalui penjualan di pasar tradisional, tetapi bisa dilakukan hanya dari rumah dengan memanfaatkan gadget. Melalui aplikasi WhatsApp, Ramidi biasa menjual hasil panennya di fitur Status pada WhatsApp dan pembeli yang berminat bertransaksi melalui fitur chat. Setelah itu pembeli dapat mengambil sendiri produknya ataupun diantarkan sampai ke rumah. Hal ini tentu dapat memberi kemudahan bagi penjual maupun pembelinya, karena jangkauan pasar yang luas, biaya operasional lebih rendah serta memungkinkan transaksi langsung antara penjual dan pembeli sehingga membangun loyalitas dan memahami kebutuhan mereka lebih baik.
Budidaya tanaman hortikultura tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan konsumsi pribadi, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak petani dan keluarganya. Peningkatan produksi dan distribusi tanaman hortikultura dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal dan nasional. Dengan memperluas pasar untuk produk-produk hortikultura, tidak hanya dapat meningkatkan ekonomi keluarga petani namun ekonomi lokal juga dapat tumbuh, menciptakan lapangan kerja, dan keberlanjutan pertanian (Gesti Verdayanti_Penyuluh Pertanian Ahli Pertama_BPP Kecamatan Kotabumi)