Loading...

Budidaya Tanaman Jagung di Kecamatan Gunung Tuleh

Budidaya Tanaman Jagung di Kecamatan Gunung Tuleh
Pada fase pembungaan dan pengisian biji tanaman jagung perlu mendapatkan cukup air dan cukup sinar matahari. Tanaman jagung yang ternaungi pertumbuhannya akan terhambat, merana dan memberikan hasil biji yang kurang baik bahkan tidak dapat membentuk buah. Suhu yang dikehendaki tanaman jagung antara 21-34 derajat celcius, suhu optimum antara 21-33 derajat celcius, pH tanah antara 5,6-7,5 dengan jenis tanah Andosol ( berasal dari gunung berapi, Latosol, Grumosol ataupun tanah berpasir. Ketinggian tempat 1000-1800 mdpl, ketinggian optimum 0-600 mdpl. Keberhasilan budidaya jagung perlu memperhatikan tahap penanamannya antara lain penyiapan lahan, benih, penanaman, pemupukan, pemeliharaan dan panen. Penyiapan Lahan Penyiapan lahan tergantung pada tekstur tanah, tekstur berat memerlukan pengolahan intensif sedangkan tekstur ringan sampai sedang dengan OTM ( olah tanah minimum ) atau TOT ( tanpa olah tanah ). Buat bedengan dengan tinggi 20 cm, buat got keliling, buat juga saluran drainase ( jeblosan ) agar air segera tuntas dan tidak tergenang. Penanaman Jarak tanam 75 cm x 20 cm, 1 tanaman per rumpun atau jarak tanam 40×20 cm, 2 tanaman per rumpun, penanaman dengan sistem tugal 3-5 cm setelah biji ditanam kemudian tutup kembali. Pemupukan Pemupukan harus dilakukan berimbang dan sesuai anjuran, pemupukan 2 kali saat tanam dan 30 hari setelah tanam. Buat lubang dengan tugal di samping lubang benih, setelah diberi pupuk tutup kembali dengan tanah. Pengairan Pengairan merupakan bagian paling vital dalam perawatan tanaman, keterlambatan dalam pengairan dapat menurunkan hasil panen sampai 1 ton per hektar. Adapun pengairan yang paling ideal dilakukan setiap 20 hari sekali. Pengendalian Gulma Bersihkan gulma yang ada di sekitar tanaman, tanaman harus bersih dari rumput, karena dari hasil penelitian, pada lahan yang banyak ditumbuhi rumput bisa menurunkan hasil sampai 30 %. Pengendalian Hama Dan Penyakit Hama yang biasa menyerang tanaman jagung antara lain Lalat bibit Ulat Grayak Pencegahannya dilakukan penanaman serempak di areal yang luas, penyemprotan pestisida organik ataupun kimia. Adapun penyakit tanaman jagung antara lain : Penyakit Bulai Karat Daun Busuk Tongkol Tahap Pemanenan Umur panen jagung tergantung pada varietas yang digunakan, yaitu : Berumur pendek ( genjah ) : 75-90 hari Berumur sedang ( tengahan ) : 90-110 hari Berumur panjang ( dalam ) : lebih dari 110 hari Jagung siap dipanen dengan tongkol atau klobot mulai mengering, ditandai adanya lapisan hitam pada biji bagian lembaga, biji kering, keras dan mengkilat apabila ditekan tidak membekas.