Jagung pakan adalah jagung yang dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak (unggas dan ruminansia), dengan fokus pada produktivitas dan efisiensi biaya.
Syarat Tumbuh
β Ketinggian: 0–1.200 mdpl
β Curah hujan: 85–200 mm/bulan
β Tanah gembur, subur, pH 5,5–7,0
β Drainase baik, tidak tergenang
Persiapan Lahan
πΉ Bersihkan gulma dan sisa tanaman
πΉ Olah tanah 1–2 kali
πΉ Buat bedengan atau larikan (jika perlu)
πΉ Aplikasi pupuk kandang ±5–10 ton/ha
Varietas Jagung Pakan
Gunakan varietas unggul berdaya hasil tinggi, seperti:
β Bisi-18, Bisi-228
β NK Perkasa, Pioner P32
β Varietas hibrida jagung pakan lokal rekomendasi setempat
Cara Tanam
π Jarak tanam: 70 × 20 cm atau 75 × 20 cm
π Isi 1–2 benih per lubang
π Kedalaman tanam: 3–5 cm
π Kebutuhan benih: ±15–20 kg/ha
Pemupukan (Per Hektar)
πΈ Pupuk dasar (saat tanam):
Urea 100 kg
NPK 200 kg
πΈ Pupuk susulan (30 HST):
Urea 200 kg
Pemeliharaan
β Penyulaman (7–10 HST)
β Penyiangan & pembumbunan (15–30 HST)
β Pengairan cukup, hindari genangan
β Pengendalian OPT sesuai ambang kendali
Panen
β± Umur panen: 90–110 HST
π Ciri panen:
Klobot kering
Biji keras dan mengkilap
Kadar air ±15–17%
Penyusun Irma Bato, S. P( BPP PURIALA)